Berita

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo/Net

Politik

Dunia Terancam Resesi, Ketua MPR Minta Indonesia Tidak Lengah

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 15:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ekonomi nasional dihantui terjadinya resesi global akhir-akhir ini. Indonesia sendiri mampu memperkuat ekonomi nasional meskipun banyak hantaman yang mengguncang ekonomi nasional.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan bahwa pandemi Covid-19 yang telah meluluhlantakkan kesehatan dunia, mempengaruhi besar ekonomi dunia termasuk Indonesia.

Bamsoet menjelaskan setelah lebih dari dua tahun bergulat dengan pandemi, secara umum dunia berhasil mengatasinya secara baik. Kesehatan masyarakat berangsur pulih, dan kehidupan pun dalam batas-batas tertentu kembali normal.


Pihaknya menambahkan, selain ancaman Covid-19, geopolitik dunia juga menjadi ancaman serius bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Namun, geopolitik dunia yang tiba-tiba bergejolak, khususnya perang Rusia-Ukraina, semakin memperburuk perekonomian dunia. Kini, dunia mengalami krisis ekonomi, krisis pangan, dan krisis energi. Laju inflasi terus mengalami kenaikan,” kata Bamsoet dalam pidato peringatan hari konstitusi, Gedung Nusantara IV, Kamis (18/8).

Selain itu, kata Bamsoet lonjakan harga pangan dan energi yang terjadi, semakin membebani masyarakat yang baru saja bangkit dari pademi Covid-19.

"Ekonomi dunia kembali terancam resesi,” imbuhnya.

Bamsoet mengatakan meski ekonomi global sedang diguncang, namun pertumbuhan ekonomi nasional cukup relatif stabil dan mampu dikendalikan dengan baik.

Meski masih stabil, Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan Indonesia tidak boleh lengah menghadapi ancaman resesi global.

"Tiga negara dan satu kawasan, yaitu Amerika Serikat, Republik Rakyat Tiongkok, India, dan Uni Eropa, yang mewakili 62,1 persen PDB dunia, sedang dilanda perlambatan pertumbuhan ekonomi dan hiper-inflasi, bahkan terancam resesi,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya