Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

India Kantongi Free Pass Pentagon Tanpa Pengawalan Ketat

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 10:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Atase pertahanan India mengantongi izin masuk tanpa pengawalan ke Pentagon, yang merupakan markas besar angkatan bersenjata Amerika Serikat.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Angkatan Udara AS Frank Kendal pada Senin (15/8) dalam acara peringatan hari kemerdekaan India yang diselenggarakan oleh Duta Besar India untuk AS, Taranjit Singh Sandhu, di Rumah Dinas India.
“Mulai hari ini, tim atase (pertahanan) India sekarang memiliki akses tanpa pengawalan di Pentagon yang dimulai dengan hubungan dekat kami dengan status India sebagai mitra pertahanan utama,” kata Kendall.

Upaya itu dianggap sebagai rasa kepercayaan AS yang diberikan sepenuhnya kepada India atas kerjasama yang telah terjalin selama ini. Pentagon merupakan gedung Departemen Pertahanan AS yang disebut sebagai salah satu tempat yang paling sulit mendapatkan akses, bahkan warga AS pun dikabarkan tidak memiliki akses ke gedung tanpa izin keamanan tingkat tinggi. Akan tetapi India memiliki kehormatan ini, kesempatan yang jarang diberikan oleh sembarang orang berkat hubungan dekat yang telah mereka jalin dengan baik bersama AS.

Upaya itu dianggap sebagai rasa kepercayaan AS yang diberikan sepenuhnya kepada India atas kerjasama yang telah terjalin selama ini. Pentagon merupakan gedung Departemen Pertahanan AS yang disebut sebagai salah satu tempat yang paling sulit mendapatkan akses, bahkan warga AS pun dikabarkan tidak memiliki akses ke gedung tanpa izin keamanan tingkat tinggi. Akan tetapi India memiliki kehormatan ini, kesempatan yang jarang diberikan oleh sembarang orang berkat hubungan dekat yang telah mereka jalin dengan baik bersama AS.

“India adalah negara yang melakukan lebih banyak latihan bersama kami daripada negara lain, memiliki hubungan dekat yang lama dan kami telah mampu membangun dan memperkuatnya selama bertahun-tahun saat kami bekerja sama untuk pencegahan terpadu di kawasan dan di seluruh dunia,” ujar Kendall.

Dilansir dari India Today, Sekretaris Angkatan Udara AS ini telah lama bekerja pada isu-isu India sejak pemerintahan Obama. Kendall lebih lanjut mengatakan terkait keinginannya untuk terus memperkuat ikatan di bidang keamanan nasional serta meningkatkan hubungan kerjasama yang terus berlanjut dengan New Delhi.

“Kami baru-baru ini hanya setahun yang lalu memulai program kerjasama baru untuk kendaraan udara tak berawak. Kami dapat berbagi teknologi dan bekerja sama dalam sejumlah program. Jadi ini adalah perjalanan luar biasa yang saya tahu akan terus berlanjut,” katanya.

Inisiatif Perdagangan dan Teknologi Pertahanan dikabarkan telah mengembangkan beberapa program kerjasama dengan India. AS berharap hubungan ini bisa terus berjalan dengan baik.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya