Berita

Angkatan Darat India menemukan jenazah tentara yang hilang tertimpa runtuhan gletser di Siachen 38 tahun lalu/Net

Dunia

Angkatan Darat India Temukan Jenazah Tentara yang Hilang 38 Tahun Lalu di Gletser Siachen

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 06:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angkatan Darat India pada Rabu (17/8) mengumumkan dalam postingan Twitter bahwa mereka telah menemukan jenazah seorang tentara India yang hilang tertimpa runtuhan gletser di Siachen 38 tahun lalu.

Postingan itu disertai dengan gambar peti mati jenazah Chandra Shekhar Harbola yang dibungkus dengan bendera India.

Harbola dan 19 rekannya terperangkap dalam longsoran salju selama operasi patroli di  Siachen, wilayah Ladakh,  di sepanjang perbatasan India-Pakistan pada 1984.


Lewat pencarian berhari-hari, lima belas mayat berhasil ditemukan, tetapi lima lainnya masih hilang.

Siachen adalah medan perang tertinggi di dunia dan tentara dari kedua negara tewas dalam badai dan longsoran salju.

Selain jasad Harbola, Angkatan Darat juga menemukan satu jenazah lagi, tetapi belum teridentifikasi.

Penemuan itu terjadi pada Senin (15/8). Tim Angkatan Darat menemukan sisa-sisa manusia di gletser Siachen serta  tanda pengenal yang menunjukkan bahwa itu adalah Harbola, salah satu orang yang hilang.

Harbola adalah bagian dari unit tentara pertama India yang menduduki gletser sepanjang 76 kilometer (47 mil) pada tahun 1984, di tengah pertempuran sengit dengan tentara dari Pakistan, yang juga menguasai bagian dari Kashmir yang terbagi.

India dan Pakistan sama-sama mengklaim bahwa Gletser adalah bagian wilayahnya. Gletser dianggap sebagai medan perang tertinggi di dunia. Wilayah itu tidak berpenghuni sebelum pasukan India datang.

Sejak itu, kedua negara telah mengerahkan pasukan di ketinggian hingga 6.700 meter (21.982 kaki). Mereka telah bertempur dalam pertempuran kecil di gletser. Banyak tentara yang tewas dari kedua belah pihak, tetapi bukan karena tembakan musuh melainka karena kelelahan.

Pada 2017, setidaknya 20 tentara India tewas dalam tiga longsoran salju. Pada 2012, longsoran salju di Kashmir yang dikuasai Pakistan menewaskan 140 orang, termasuk 129 tentara Pakistan.

India dan Pakistan pernah mengupayakan pembicaraan damai, tetapi tidak pernah tercapai. Demiliterisasi gletser tidak berhasil.

Jenazah Harbola diterbangkan pada Rabu ke desa asalnya di negara bagian Uttarakhand utara setelah pemakaman dengan penghormatan militer penuh, kata tentara.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya