Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Adi Prayitno: Pidato Puan Ingatkan Pemerintah Agar Proyek Infrastruktur Tidak Berakhir Tanpa Nilai Guna

RABU, 17 AGUSTUS 2022 | 16:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Banyak kalangan yang memuji pidato berani Ketua DPR RI Puan Maharani yang menyinggung berbagai proyek strategis nasional era pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua ini. Termasuk juga, soal peran perempuan dan kepemipinan.

Bagi Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, pidato Puan Maharani dalam sidang tahunan MPR, DPR, DPD RI kemarin cukup sempurna. Setidaknya, jika dibandingkan dengan pidato-pidatonya yang lalu.

"Pidato Puan kemarin meyakinkan, intonasi gaya bicara penekanan penekanan pada angle tertentu, bahkan relatif nyaris sempurna, tidak seperti pidato-pidato sebelumnya yang terlihat datar," ucap Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/8).


"Kalau kemarin cukup perfect Puan itu dari gaya dari intonasi termasuk dari segi substansi," imbuhnya.

Dikatakan Adi, makna besar pidato Puan adalah peringatan bagi pemerintah khususnya anak buah Presiden Jokowi untuk tidak main-main dengan sejumlah proyek strategis nasional yang telah disusun pemerintah dan diawasi oleh parlemen.

"Saya kira Puan tengah bicara proporsional, mengingatkan kepada seluruh pendukung pemerintah khususnya, bahwa jangan sampai semua proyek-proyek mercusuar yang telah dibangun oleh Presiden itu tidak bisa berjalan secara maksimal," katanya.

Adi mencontohkan, soal distribusi ekonomi dari atas ke bawah yang babak belur terkait transfer barang dan jasa. Menurutnya, dengan adanya penekanan dari pidato Puan tersebut, maka diharapkan transfer barang dan jasa tersebut bisa lebih mudah dan cepat.

"Itu mengingatkan jangan sampai infrastruktur itu nggak ada gunanya. Infrastruktur itu dibangunkan sebagai upaya untuk percepatan pembangunan ekonomi sehingga arus barang dan jasa bisa ditransfer secara cepat," terangnya.

Selain itu, kata Adi lagi, soal Puan juga menyinggung soal sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, yang harus dikelola dengan baik oleh negara. Utamanya, yang sedang ramai dibahas, permasalahan kelangkaan CPO hingga minyak kelapa sawit mentah.

"Puan itu ingin menegaskan kita itu bangsa yang kaya sumber daya alamnya melimpah tapi jangan sampai urusan minyak goreng tidak selesai dan sudah beberapa menteri direshuffle gara-gara itu," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya