Berita

Kapal Yuan Wang 5/Net

Dunia

China: Berlabuh di Sri Lanka, Kapal Yuan Wang 5 Tak Akan Ganggu Keamanan Negara Mana Pun

RABU, 17 AGUSTUS 2022 | 16:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kapal survei China, Yuan Wang 5, yang baru berlabuh di Pelabuhan Hambantota, Sri Lanka tidak akan mempengaruhi keamanan negara mana pun. Sehingga operasinya tidak boleh dihalangi.

Begitu yang ditegaskan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin dalam konferensi pers pada Selasa (16/8).

"Saya ingin tegaskan lagi bahwa kegiatan penelitian ilmiah kelautan kapal Yuanwang-5 sejalan dengan hukum internasional dan praktik kebiasaan internasional,” ujar Wang.


Menurut Wang, kapal Yuan Wang 5 yang telah berhasil berlabuh pada Selasa pagi di pelabuhan Hambantota berkat kerjasama aktif dengan pihak Sri Lanka.

Kapal tiba dengan disambut oleh Duta Besar China untuk Sri Lanka Qi Zhenhong bersama anggota parlemen Mahinda Wijesekera sebagai perwakilan dari Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe. Acara itu juga dihadiri oleh lebih dari sepuluh kepala partai dan kepala komunitas.

“Suasananya hangat dan ramah,” ucap Wang.

Menurut situs pelayaran dan analisis internasional, Yuan Wang 5 memang merupakan kapal penelitian dan survei China, namun media India mengklaim itu adalah kapal untuk memata-matai instalasi vital di wilayah selatannya.

Khawatir dengan kehadiran Yuan Wang 5, India lebih lanjut mengungkapkan akan memantau kapal itu demi kepentingan keamanan dan ekonomi negaranya.

“Yuan Wang 5 adalah kapal pelacak yang kuat yang jangkauan udaranya signifikan, dilaporkan sekitar 750 km. Berarti beberapa pelabuhan di Kerala, Tamil Nadu, dan Andhra Pradesh bisa berada di radar China,” lapor The Indian Express.

Pada awalnya Yuan Wang 5 dijadwalkan tiba di pelabuhan Hambantota pada 11 Agustus. Namun, karena kekhawatiran India dan juga AS, pemerintah Sri Lanka kemudian menunda menjadi 16 hingga 22 Agustus.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya