Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani saat pidato di sidang Tahunan MPR, DPR, DPD, Selasa (16/8)/Repro

Politik

Singgung Perempuan di Sidang Tahunan, Pengamat: Puan Tegaskan Ingin jadi Capres 2024

RABU, 17 AGUSTUS 2022 | 16:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Saat menyampaikan pidato di di sidang tahunan MPR, DPR, DPD RI, Selasa (16/8), Ketua DPR RI Puan Maharani menyinggung ihwal perempuan yang  mampu memiliki tempat dalam berdemokrasi di Indonesia.

Merespons salah satu isi pidato Puan itu, pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berpendapat bahwa Puan ingin mengambil momen Sidang Tahunan menjadi ajang meningkatkan citra diri sebagai sosok pembela rakyat.

Pesan dari menyinggung perempuan dalam hal demokrasi menegaskan bahwa Puan ingin menjadi Capres pada Pilpres 2024.


"Puan ingin memberi pesan, perempuan punya hak yang sama dengan laki-laki untuk dipilih dan memilih sebagai presiden,”demikian kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/8).

Pernyataan Puan yang berkali-kali menyinggung perempuan, menjadi peringatan bagi negara bahwa peran perempuan sangat penting dalam sendi pemerintahan.

Ia melihat, Puan punya harapan dengan menyinggung perempuan dalam sidang tahunan itu, saat ia mencalonkan diri sebagai Capres tidak ada lagi yang mempersoalkannya.

"Elite dan masyarakat tidak lagi mempersoalkan perempuan tidak layak menjadi presiden,” katanya.

Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini juga melihat, Puan sedang memberikan peringatan kepada sleuruh elemen bangsa untuk melibatkan perempuan. Sebab hingga saat ini keterlibatan perempuan di seluruh sendi kehidupan berbangsa dan bernegara sangat minim.

"Karena masih banyak yang menilai perempuan tak layak menjadi pemimpin. Sikap seperti itu masih banyak di tengah masyarakat, yang kalau tidak dingatkan sejak awal akan dapat menjadi penghalang bagi Puan menjadi Capres,” tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya