Berita

Mendiang Brigadri J/Net

Politik

Agar Tidak Bias, Publik Harus Lihat Kematian Brigadir J dengan Referensi Temuan Penyidik Polri

RABU, 17 AGUSTUS 2022 | 15:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Proses panjang yang dilakukan Polri dalam mengungkap dugaan pembunuhan rencana terhadap Brigadri Nofriansyah Yosua Hutabarat (J) oleh Irjen Ferdy Sambo harus terus didikung oleh publik.

Demikian pandangan aktivis Katolik Benediktus Papa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/8).

Menurut mantan Ketua Umum PP PMKRI ini, terungkapnya manipulasi kasus pembunuhan yang belakangan menyeret Ferdy Sambo sebagai otak pelakunya adalah hasil dari komitmen besar oleh Pimpinan Polri.


Beni menganggap, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan tidak ada pandang bulu dalam proses penyelidikan perkara sekalipun itu adalah anggota bahkan perwira korps bayangkara.

"Apa yang dilakukan dan dicapai Timsus dibawa arahan Bapak Kapolri Listyo Sigit Prabowo hari ini bisa dikatakan sebagai bukti keseriusan dan komitmen untuk memberikan rasa keadilan kepada masyarakat siapapun termasuk dalam hal ini korban beserta keluarga korban Brigadir J," demikian kata Benediktus Papa.

Atas dasar perkembangan itu, publik harus mempercayai sepenuhnya bahwa Polri berkomitmen mengungkap kasus ini.

Artinya, Beni melihat, seharusnya temuan- temuan penyidik dari Bareskrim dan Timsus yang menjadi referensi publik dalam melihat kasus ini sehingga tidak menjadi bias.

"Dan tidak mengarah pada tendensi terhadap institusi Polri yang hari ini terus berbenah di bawah kepemimpinan  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo," pungkas Beni.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya