Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Pidato Puan Maharani Dinilai Agak Berisi dan Ingin Bangun Citra Layak Capres

RABU, 17 AGUSTUS 2022 | 10:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pidato Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Sidang Tahunan kali ini tampak berbeda. Materi Ketua DPP PDI Perjuangan itu tampak agak berisi dan melaksanakan fungsi pengawasan DPR RI dengan baik.

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menilai agak berisi karena pidato Puan Maharani kemarin banyak membawa pesan yang layak untuk dikutip. Selain itu, juga berhasil menyentuh substansi persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Termasuk mengenai BBM, infrastruktur, dan keterwakilan perempuan dalam berdemokrasi,” ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/8).


Menurut Jamiluddin, melalui pidato itu, Puan ingin memberi kesan bahwa dirinya punya kapasitas sebagai personal dan Ketua DPR RI.

"Kesan ini diperlukan agar nantinya ketika dicalonkan menjadi capres, masyarakat akan menilainya sangat layak,” katanya.

Selain itu, sebagian isi pidato Puan tersebut juga dapat dipersepsi masyarakat sebagai bentuk sindiran terhadap Presiden Joko Widodo. Sindiran Puan kiranya menjadi bagian dari fungsi pengawasan yang dimiliki DPR RI.

"Hanya saja, karena hal itu disampaikan di tahun politik, maka fungsi pengawasan yang dilakukan Puan dipersepsi hanyalah jualan politik. Puan ingin mengambil momen Sidang Tahunan menjadi ajang meningkatkan citra diri sebagai sosok pembela rakyat,” ujarnya.

Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menambahkan, pernyataan Puan dalam pidatonya tersebut juga ingin menegaskan posisinya sebagai Ketua DPR RI perempuan yang bisa menyuarakan aspirasi berdemokrasi kaum hawa di Indonesia.

Puan ingin membangun citra di masyarakat bahwa dirinya adalah sosok pejuang perempuan saat ini.

"Hal itu juga menegaskan keinginan Puan menjadi capres pada Pilpres 2024. Puan ingin memberi pesan, perempuan punya hak yang sama dengan laki-laki untuk dipilih dan memilih sebagai presiden,” demikian Jamiluddin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya