Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam sidang tahunan MPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta/Biro Pemberitaan Parlemen

Politik

Presiden Jokowi: Jangan Ada Lagi Politik Identitas dan Politisasi Agama!

SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 12:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pesta demokrasi Pemilu 2024 tidak boleh memberi ruang kepada politik identitas dan politisasi agama.

Penegasan itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

"Tahapan Pemilu yang sedang dipersiapkan oleh KPU harus kita dukung sepenuhnya. Saya ingatkan, jangan ada lagi politik identitas, jangan ada lagi politisasi agama. Jangan ada lagi polarisasi sosial," tegas Jokowi.


Dia meminta agar perhelatan pesta demokrasi lima tahunan berjalan dengan baik dan dewasa. Caranya, yakni dengan menghindari adanya perpecahan.

"Demokrasi kita harus semakin dewasa. Konsolidasi nasional harus diperkuat," ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Negara menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga persatuan bangsa di tengah ancaman polarisasi.

"Saya juga mengharapkan dukungan dari semua lembaga negara untuk menjaga dan membangun demokrasi di negeri tercinta ini, untuk memperkokoh ideologi bangsa," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya