Berita

Peresmian Lampung Nahdiyin Center (LNC) oleh Musytasar PBNU, Said Aqil Siradj dan Ketua Dewan Pembina Lampung Nahdiyin Center, Prof Karomani/RMOLLampung

Politik

Said Aqil Siradj Minta Gedung LNC Tak Digunakan untuk Politik, Apalagi Pilpres

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 15:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gedung Lampung Nahdiyin Center (LNC) di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Rajabasa, Kota Bandar Lampung telah resmi digunakan.

Gedung berlantai tiga itu diresmikan oleh Musytasar PBNU, Said Aqil Siradj.

Dalam sambutannya, Said Aqil Siradj berharap gedung LNC dapat digunakan untuk memperkuat budaya, peradaban, ilmu pengetahuan dan pembinaan akhlak mulia pada nahdiyin, serta jauh dari urusan politik.

"Yang saya harapkan itu NU sibuknya mengurus ekonomi, kesehatan, kebersihan, pendidikan. Itu yang saya harapkan. Jangan capres dan koalisi, itu urusan partai politik," kata Said Aqil Siradj diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Senin (15/8).

Menurutnya, NU harus bermitra dengan pemerintah dengan memberi masukan-masukan yang penting.

"NU itu sibuknya UMKM, koperasi, kesehatan, kebersihan lingkungan dan pendidikan. Bagaimana SD, SMP dan SMA NU maju. Itu yang seharusnya dibicarakan setiap hari. Jangan bicara politik di sini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Lampung Nahdiyin Center, Prof Karomani menyebut tujuan pembangunan LNC yakni untuk mendampingi ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

"Jadi kita bergerak di bidang itu, termasuk membumikan paham Aswaja An-Nahdliyah. Ini untuk pusat aktivitas kita men-support PWNU, PCNU. Kita bekerja sama untuk bersinergi," jelasnya.

Pembangunan LNC dimulai sejak 21 September 2021 dengan sumber dana diperoleh dari sumbangan sukarela atau swadaya warga Nahdliyin, khususnya keluarga besar Universitas Lampung.

Populer

Data Korban Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Masih Berbeda, Susi Pudjiastuti: Beri Angka yang Sejujurnya dan Sebenarnya!

Senin, 03 Oktober 2022 | 10:17

Bawa Keranda dan "Kardus Durian" ke Gedung Merah Putih, Gemas NU Minta KPK Tangkap Cak Imin

Rabu, 28 September 2022 | 13:44

Dituduh Kriminalisasi Anies, Firli Bahuri: Kerja KPK Diuji di Pengadilan, Bukan Hasil Opini

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 18:24

Waketum Partai Ummat Dikabarkan Jadi Tersangka KPK

Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:15

Menunggu Sanksi FIFA untuk PSSI?

Senin, 03 Oktober 2022 | 19:06

Sedih Indonesia Masuk 100 Besar Negara Miskin, Susi Pudjiastuti: Yang Benar RI Negara Terkaya

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 09:22

Begini Kronologi Kerusuhan di Kanjuruhan yang Menyebabkan 127 Orang Meninggal

Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:37

UPDATE

Edy Rahmayadi Serahkan Hibah GOR Rp 9 Miliar dan Bonus Atlet Rp 3 Miliar

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 04:48

Takziah ke Keluarga Korban Kanjuruhan, Pemuda Muhammadiyah: Wujud Keprihatinan Polri

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 04:24

Polda Sumut Cekal Keluarga Apin BK Bos Judi Online Cemara Asri

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 03:54

Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Tetapkan 8 Orang Sebagai Tersangka

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 03:40

Di Hadapan Balkoters, Anies Cerita soal Ditinggal Sandiaga Hingga Duet dengan Ariza

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 03:22

Tinggal Nunggu Hari, PKB Klaim Duet Prabowo-Cak Imin Sudah Fiks

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 02:55

Hadapi Krisis Ekonomi Global, Pemerintah Harus Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 02:40

Dipanggil jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Impor Garam, Ini Kata Susi Pudjiastuti

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 02:33

Orangnya Jokowi, Pengamat Ragukan Independensi Heru jadi Pj Gubenur Jakarta

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 01:53

Tingkatkan P3DN, Kapolri Ajak Pengusaha Daftarkan Produk Unggulan di e-Katalog

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 01:47

Selengkapnya