Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Rekayasa Kasus Ferdy Sambo Pintu Masuk Kapolri Harus Bersihkan Internalnya

MINGGU, 14 AGUSTUS 2022 | 20:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Munculnya fakta rekayasa pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) yang belakangan dilakukan mantan Kadiv Propam Irjen Fedy Sambo memberikan pelajaran penting tentang fakta rekayasa kasus yang ditangani aparat kepolisian.

Pengamat politik Universitas Nasional, Andi Yusran berpendapat dengan terungkapnya kasus yang mulanya disebut aksi tembak menembak itu, mengungkap tabir tentang adanya permainan dalam penegakan hukum di tubuh Polri.

Bagi Andi Yusran, dengan terungkapnya hal ini bisa jadi menjadi pembenar bahwa selama ini modus rekayasa kasus semacam ini bukan terjadi pertama kali.


"Dimana banyak aktor perekayasa kasus, kasus Ferdy Sambo bisa jadi bukan kasus pertama dan terakhir," demikian kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (14/8).

Lebih lanju, Andi menganalisa, dengan terungkapnya kasus Ferdy Sambo, harus menjadi pintu masuk pembenahan penegakan hukum di tubuh Polri. Sebab,  jika hitam proses di tingkat penyidikan) maka akan hitam juga wajah keadilan di republik ini.

Doktor Ilmu Politik Universitas Padjajaran ini berpandangan, kasus Ferdy Sambo seharusnya menjadi pintu masuk bagi Polri dan Kapolri untuk bersih-bersih di lingkungan internalnya.

Analisa Andi, jika aksi bersih-bersih ini gagal, maka sulit rasanya mengharapkan keadilan bisa dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Keadilan tetap berwajah buram dan harganyapun semakin mahal," kata Andi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya