Berita

Ketua PBNU Choirul Shaleh Rasyid saat hadiri Workshop Revolusi Mental, Penguatan Pendidikan Mental dan Karakter Bagi Guru LP Maarif NU/RMOL

Politik

Gandeng LP Maarif, PBNU Beri Penanaman Revolusi Mental Pemerintahan Jokowi

MINGGU, 14 AGUSTUS 2022 | 17:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menindaklanjuti kerjasama dengan Kementerian Koordinasi  Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (PMK), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan kegiatan penanaman revolusi mental pada guru-guru yang tergabung dalam organisasi Maarif NU.

Revolusi mental yang dimaksud adalah gagasan yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2014 silam.

Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk Workshop Revolusi Mental, Penguatan Pendidikan Mental dan Karakter bagi Guru LP Maarif NU, yang dilaksanakan di Semarang sejak Jumat (12/8) sampai Minggu (14/8).


Ketua PBNU Choirul Shaleh Rasyid menjelaskan, dengan kegiatan workshop, diharapkan guru-guru Ma’arif dapat memahami dan mencerna nilai-nilai revolusi mental ke dalam etos kerja, solidaritas, gotong-royong dan berintegritas.

Ia ingin, hasil yang didapatkan para guru LP Ma’arif dapat mentransformasikan dan menyampaikan nilai-nilai tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Diharapkan outputnya dari acara ini, para peserta,  yang merupakan para guru LP Ma’arif, dapat mentransformasikan dan menyampaikan nilai-nilai tersebut di lingkungan," demikian kata pria yang karib disapa CSR ini, Minggu (14/8).

Saat acara berlangsung, wakil dari Kemenko PMK Ferdiansyah berharap, workshop dapat menghasilkan konsep dan aksi nyata menjaga kerukunan dan toleransi dalam kehidupan umat beragama. Selain itu, pihaknya ingin para guru yang bernaung di LP Maarif dapat beradaptasi dengan perubahan namun tetap berpijak pada nilai kebangsaan.

Dengan demikian, para guru di LP Maarif dapat membantu mewujudkan bangsa yang berdaulat, maju dan berdaya saing, serta berkepribadian.

Ferdiansyah menjelaskan, melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), Kemenko PMK  melaksanakan 3 Aksi Nyata.

Penerapan GNRM tidak lagi menyampaikan konsep, namun menyampaikan inti Gerakan melalui action, yakni Pertama Gerakan Penananamn 10 Juta Pohon, Kedua Gerakan Ayo Berkoperasi, dan Ketiga Keadaban Literasi.

“Diharapkan melalui kerjasama dengan dengan PBNU maka nilai-nilai Revolusi Mental dapat tersebar luas kepada masyarakat khususnya melalui LP Ma’arif NU.” pungkasnya.

Selain LP Maarif, dalam membumikan revolusi mental. PBNU melibatkan LD PBNU dan Lazisnu. Dalam acara itu narasumber yang dihadirkan, Ketua PBNU Ning Alissa Wahid, Gurubesar UIN Walisongo Prof Fatah Syukur, Pengurus MUI Jawa Tengah.

Kegiatan serupa juga digela di Nangroe Aceh Darussalam, Sulawesi Tengah, Nusa Tengara Barat, Kalimantan Timur  dan berkahir di Sumatera Selatan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya