Berita

Presiden AS Donald Trump dan menantunya, Jared Kushner/Net

Dunia

Soal Penggeledahan Rumah Donald Trump, Jared Kushner Diduga Bocorkan Informasi ke FBI

MINGGU, 14 AGUSTUS 2022 | 07:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penggeledahan rumah mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida oleh Biro Investigasi Federal (FBI) pada Senin (8/8) dilakukan dengan bocoran informasi yang didapatkan otoritas dari Jared Kusher, suami dari Ivanka Trump.

Penggerebekan Mar-a-Lago dilakukan atas persetujuan Jaksa Agung Merrick Garland untuk menyita dokumen-dokumen rahasia yang masih dipegang oleh Trump, meski ia sudah tidak lagi menjabat.

Menurut psikolog sekaligus keponakan Donald Trump, Mary Trump, Kushner adalah sumber rahasia FBI terkait dokumen rahasia apa saja yang masih disimpan di Mar-a-Lago dan di mana mereka berada.


"Saya pikir kita perlu melihat sangat keras mengapa Jared mendapatkan 2 miliar dolar AS. Kita perlu melihat dengan sangat keras mengapa dia begitu diam selama berbulan-bulan," ujarnya dalam sebuah wawancara, yang dikutip Newsweek.

Pernyataan Mary merujuk pada investasi 2 miliar dolar AS yang diperoleh Kushner dari Dana Investasi Publik Arab Saudi sekitar enam bulan setelah masa jabatan ayah metuanya di Gedung Putih berakhir.

"Kedengarannya seperti seseorang di posisi Jared. Saya tidak mengatakan itu Jared, tapi bisa jadi," tambahnya.

Mantan pengacara Donald Trump, Michael Cohen juga berpendapat informan untuk FBI kemungkinan merupakan salah satu dari anak-anak atau menantunya.

"Ini jelas merupakan anggota lingkaran dalam (Trump). Saya tidak akan terkejut mengetahui itu Jared atau salah satu anaknya," ucapnya.

Pada Februari 2021, muncul laporan bahwa Trump membawa dokumen rahasia negara ke Mar-a-Lago. Administrasi Arsip dan Catatan Nasional (NARA) mengonfirmasi pihaknya mencari 15 kotak dokumen.

Trump tidak menyangkal laporan tersebut, dengan berdalih stafnya buru-buru memindahkannya dari Gedung Putih. Namun ia kemudian mengembalikan kotak-kotak dokumen ke NARA.

Tetapi banyak pihak meyakini Trump masih memiliki dokumen rahasia lainnya. Hingga akhirnya FBI dan Departemen Kehakiman melakukan penggerebekan.

Itu adalah tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap seorang mantan presiden di Amerika.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya