Berita

Sahabat FBI Semarang menggelar deklarasi sekaligus meminta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024/Ist

Politik

Gerah Hidup Sengsara Akibat Marak Korupsi, Warga Semarang Minta Firli Bahuri jadi Capres 2024

JUMAT, 12 AGUSTUS 2022 | 22:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sekelompok orang yang mengatasnamakan diri Sahabat FBI Semarang menggelar deklarasi sekaligus meminta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Deklarasi yang berlangsung sederhana dengan perangkat karton dan spanduk bertuliskan “Wong Semarangan Lawan Koruptor”, digelar di Kecamatan Banyubiru, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/8).

Koordinator Deklarasi Sahabat FBI Semarang, Latif Mashar mengatakan, aksi deklarasi tersebut dilakukan sebagai aspirasi sekaligus ekspresi kekecewaanya sebagai masyarakat bawah terhadap fenomena korupsi yang masih ada di tengah kondisi kehidupan yang masih jauh dari kata sejahtera.


“Korupsi itu tidak ada habis-habisnya, (terjadi) di mana-mana, kami rakyat kecil hidup makin sengsara. Jadi kami mendesak Ketua KPK Pak Firli maju saja jadi Presiden biar kita bersama-sama lawan koruptor,” kata Latif.

Latif menekankan, deklarasi tersebut merupakan spontanitas didorong oleh banyaknya figur dan elit partai politik yang mulai bertebaran mengkampanyekan diri jadi presiden.

Padahal, menurutnya tujuan dan komitmen mereka masih belum jelas. Utamanya dalam membangun kesejahteraan masyarakat dan pemberantasan korupsi.

“Kami melihat di tivi Pak Firli ini berani, beliau benar-benar bekerja memberantas korupsi. Beliau kami lihatnya sama seperti kami rakyat ini susah karena korupsi masih merajalela disana-sini,” tuturnya.

Latif menambahkan, meskipun gerakan yang dilakukannya sederhana, namun dirinya berharap suaranya dapat didengar dan diketahui oleh Firli Bahuri.

“Meskipun kami rakyat kecil semoga ini suara kami diketahui khususnya oleh Bapak Firli bahwa kami mendukung beliau memberantas koruptor,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya