Berita

Ketua umum partai politik anggota Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mendaftar ke KPU RI/RMOL

Politik

KIB Punya Misi Bagus Obati Politik Identitas

JUMAT, 12 AGUSTUS 2022 | 09:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gagasan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk ikut menjaga stabilitas politik dalam negeri menjadi angin segar bagi iklim demokrasi di Indonesia.

Sebab merujuk pengalaman, pesta demokrasi seperti pemilu kerap memunculkan polarisasi di tengah masyarakat, bahkan sampai saat ini.

“Kalau mencermati, KIB punya misi agenda bagaimana pemilu kita tidak inklusi, liberal, persaingan yang tidak terlalu membuat luka, ini bagus dan punya cita-cita. Ini angin segar untuk demokrasi untuk kemajuan politik,” kata pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago kepada wartawan, Jumat (12/8).


Ada dua hal yang menyebabkan konflik dalam pemilu, yaitu politik identitas dan pendengung atau buzzer. Pada gelaran pemilu terdahulu, kata Pangi, dua hal ini jadi senjata dan terbukti memecah masyarakat.

Salah satu cara untuk mencegah terulangnya kejadian ini adalah dengan memiliki tiga calon presiden dan calon wakil presiden. Calon ketiga berfungsi untuk ‘memecah gelombang’, sehingga pemilu 2024 menjadi pesta demokrasi yang meriah untuk bangsa Indonesia.

“Bentangan dua pemilu kita belajar agar tidak main-main dengan politik identitas dan polarisasi,” demikian Pangi.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto sebelumnya menegaskan, KIB bertekad menjaga stabilitas politik di Indonesia menjelang Pemilu Serentak 2024.

KIB juga mendorong Pemilu 2024 dilaksanakan secara jujur dan adil, demokratis, serta tidak menggunakan isu-isu yang hanya memecah-belah bangsa.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya