Berita

Pimpinan Panitia Khusus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Pansus BLBI) DPD RI/Ist

Politik

Bustami Zainudin Minta Obligor Kooperatif dan Penuhi Panggilan Pansus BLBI di DPD RI

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 15:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Panitia Khusus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Pansus BLBI) DPD RI kembali akan memanggil sejumlah obligor dalam pendalaman transparansi aliran dana. Salah satunya, adalah CEO Salim Group Anthony Salim alias Liem Hong.

Ketua Pansus BLBI DPD RI, Bustami Zainudin mengatakan, pemanggilan ini untuk dimintai penjelasan secara transparan soal BLBI yang diterima Bank Central Asia (BCA).

"Kami sudah memanggil penerima paling besar dari BCA, saudara Anthony Salim. Kita panggil dua kali, tapi tidak hadir. Kita akan panggil lagi yang ketiga di 18 Agustus 2022," ujar Bustami Zainudin kepada wartawan, Kamis (11/8).


Dikatakan Bustami, pada Rabu (10/8), Pansus BLBI DPD RI menggelar rapat pendalaman materi dengan mengundang Fadel Muhammad dan Anthony Salim. Dalam kesempatan ini, rapat hanya dihadiri Fadel Muhammad.

Dia berharap, ada sikap kooperatif dari Anthony Salim dengan memenuhi panggilan pada tanggal 18 Agustus mendatang. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab dan menghormati DPD RI sebagai lembaga tinggi negara.

"Kita tidak ingin Lembaga DPD tidak ingin dilecehkan oleh saudara Anthony Salim yang sudah dipanggil 2 kali tidak hadir," tegas senator asal Lampung ini.

Bustami menegaskan juga, pemanggilan beberapa obligor BLBI ini berdasarkan rekomendasi BPK RI. Bahkan, Pansus BLBI sudah melakukan rapat dengan lembaga audit negara tersebut.

“Sekali lagi, kami sudah mengundang beberapa obligor yang direkomendasikan oleh BPK. Untuk kami dalam waktu 2 bulan hari ini untuk memberikan rekomendasi kepada negara," terangnya.

"Harapannya dalam nota keuangan besok tanggal 16 Agustus 2022 yang dibacakan oleh Bapak Presiden Jokowi, sudah dipikirkan untuk menghilangkan bunga rekap obligasi yang menjadi beban setiap tahun APBN," demikian Bustami.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya