Berita

Dari kiri pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, Hotman Paris Hutapea dan pengacara Bharada E Muhammad Boerhanuddin di acara Hotroom/Repro

Politik

Pengacara Brigadir J Ngaku Dapat Informasi Motif Pembunuhan Berkaitan Narkoba dan Perselingkuhan

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 14:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Motif pembunuhan Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdi Sambo diduga berkaitan dengan penanganan narkoba, miras, dan judi online.

Hal tersebut diungkapkan pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak saat berbincang dengan Kantor Berita RMOL sesaat lalu, Kamis (11/8).

"Ada yang beri informasi ke saya. Jadi ya itu berkaitan dengan tata kelola sabu," urainya.


Dia merasa yakin dengan informasi yang didapatnya sebagaimana keyakinannya sedari awal bahwa kasus ini adalah pembunuh berencana.

"Kemarin saya laporin (pasal) 338. Sekarang benar kan (pasal) 340?" tegasnya lagi.

Selain itu, Kamaruddin juga mendapat informasi bahwa ada dugaan Brigadir J memberi tahu kepada Istri Sambo soal adanya perselingkuhan.

"Diduga bapak berselingkuh, lalu si ibu bertanya, ke mana bapak tidak pulang. Nah terjadi pertengkaran, karena dianggap memberi tahu dan sebagainya," urainya lagi.

Pernyataan ini senada dengan apa yang disampaikan Kamaruddin Simanjuntak saat menjadi narasumber acara Hotroom yang dipandu pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Metrotvnews, Rabu malam (10/8). Acara itu sempat diunggah di akun Youtube, namun kini video tersebut sudah tidak ditemukan.

"Nah coba kau tanya Hotman, kenapa itu (video) sudah tidak ada," tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya