Berita

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia/RMOL

Politik

Soal Anggaran Pemilu Mampet di Pemerintah, Ketua Komisi II DPR RI: Itu Tinggal Realisasinya

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 13:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kucuran anggaran Pemilu Serentak 2024 yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan tahapan tahun ini masih mampet di pemerintah.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia angkat bicara terkait penganggaran Pemilu Serentak 2024 ini, saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/8).

Doli menjelaskan, pengajuan KPU RI untuk anggaran belanja tanbahan (ABT) sebesar Rp 5,6 triliun untuk kebutuhan pelaksanaan tahapan pemilu di tahun ini sebenarnya sudah disepakati DPR RI.


"Sejauh ini kan pemerinta kemudian juga DPR sudah menunjukkan komitmen dengan menyepakati anggaran untuk tahun ini yang diajukan KPU sebesar Rp 5,6 triliun," ujar Doli.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini juga menegaskan, tak cuma anggaran untuk KPU RI yang sudah dipekati DPR RI. Tetapi juga untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

"(Anggaran) Bawaslu Rp 1,7 triliun," sambungnya.

Oleh karena itu, Doli memastikan DPR RI maupun pemerintah bakal mendukung kebutuhan anggaran KPU RI untuk pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 yang kini sudah mulai berjalan di tahapan pendaftaran parpol calon peserta pemilu.

Namun, dirinya menggarisbawahi agar semua usulan anggaran pemilu bisa tersampaikan sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan, sehingga jika itu bisa dilakukan maka pemerintah dan DPR akan memberikan dukungan penuh.

"Nah, tinggal proses realisasinya saja," demikian Doli menambahkan.

Anggaran pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 yang dibutuhkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk tahun ini hanya dicairkan Rp 3,6 triliun dari total yang diusulkan Rp 8,06 triliun.

Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat mengatakan, pihaknya memahami alasan pemerintah yang tidak memenuhi usulan yang diajukan KPU RI, meski jika dilihat masih ada kekurangan Rp 5,6 triliun.

"KPU memahami kondisi keuangan negara yang sedang membutuhkan proyek strategis Nasional lainnya," ujar Yulianto dalam jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/8).

Hingga kini, dijelaskan mantan Ketua KPU Jawa Tengah ini, anggaran yang sudah masuk daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) sebesar Rp 2,4 triliun.

Sementara, anggaran Rp 1,2 triliun merupakan anggaran belanja tambahan (ABT) tahun 2022 yang belum dicairkan, karena masih dalam proses pembahasan bersama Kementerian PPN/Bappenas.

Namun jika dilihat dari rancangan anggaran Pemilu Serentak 2024 yang disusun KPU RI untuk kebutuhan tahun ini sebesar Rp 8,06 triliun, masih ada kekurangan anggaran sekira Rp 4,36 triliun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya