Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia/Net

Politik

Golkar Prihatin Ada Parpol yang Catut Nama Penyelenggara Pemilu di Sipol

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 12:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pencatutan anggota dan atau tenaga kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dalam data keanggotaan partai politik (parpol) di sistem informasi partai politik (Sipol) Komisi Pemilihan Umum (KPU) disayangkan Partai Golkar.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia menuturkan, pihaknya telah mendengar ada parpol yang mencatut nama penyelenggara pemilu, dimana jumlahnya sebanyak 98 orang yang dicatat KPU RI hingga Kamis (4/8).

"Tentu kita prihatin ya karena ada beberapa partai politik yang melakukan proses tidak etis dengan mencatut nama dan segala macam," ujar Doli saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu kemarin (10/8).


Doli yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR RI memastikan Partai Golkar tidak melakukan pencatutan nama penyelenggara pemilu atau unsur lainnya yang memang dilarang.

Mengenai norma itu tertuang dalam Pasal 32 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 4/2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penatapan parpol Peserta Pemilihan DPR RI dan DPRD tahun 2024, .

Dijelasakan dalam Pasal 32 ayat (1) huruf a, bahwa anggota TNI, anggota Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Penyelenggara Pemilu, kepala desa, atau jabatan lainnya yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan, tidak memenuhi syarat sebagai anggota parpol.

"Nah, alhamdulillah dan insyaallah Partai Golkar selama ini melakukan manajemen organisasi parpol dengan rapih dan baik, termasuk kita punya sistem untuk mengetahui berapa banyak jumlah anggota kita," papar Doli.

"Jadi pendaftaran ini sebetulnya adalah bagian yang sudah lama prosesnya kita lakukan di dalam proses pendataan dan manajemen  organisasi Partai Golkar," sambungnya.

Ditambahkan Doli, Partai Golkar yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dipastikan sudah memenuhi syarat sebagai peserta pemilu, termasuk dalam memenuhi data kepengurusan dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga kelurahan dan desa.

"Sampai jumlah kader yang 939 RB itu semuanya memang sudah tercatat dari awal, karena proses ini kita lakukan dalam satu tahun setengah ini, sudah mulai penataan administrasi manajemen organisasi kita," ungkapnya.

"Insyaallah kita yakin (jadi peserta Pemilu Serentak 2024), dan kita dapat informasi bocoran sejauh ini Partai Golkar jadi partai yang paling lengkap dan paling banyak mendaftarkan kadernya dalam sipol itu," demikian Doli.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya