Berita

Duta Besar China untuk Rusia Zhang Hanhui/Net

Dunia

Dubes Hanhui: Washington Tidak Dapat Menghalangi Upaya China untuk Penyatuan Kembali Bangsa Tiongkok

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerikat Serikat (AS) mencoba mencegah penyatuan kembali tanah air China. Duta Besar China untuk Rusia Zhang Hanhui mengecam langkah-langkah provokasi AS yang mengganggu kedaulatan bangsa lain.

"(Kami) sedang dalam perjalanan menuju tujuan terpenting bangsa kami: penyatuan kembali tanah air. Orang-orang China memiliki kemauan yang tak tergoyahkan, tekad yang kuat, kepercayaan penuh dan setiap kesempatan untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan martabat nasional," kata Hanhui, seperti dikutip dari TASS.

Ia menegaskan, Washington tidak dapat menghalangi upaya China untuk penyatuan kembali Tiongkok dan kebangkitan besar bangsa Tiongkok.


AS semestinya mengambil pelajaran dari jalurnya yang gagal di Ukraina. Ketika sekarang AS  terus mencoba melakukan hal yang sama di Taiwan, maka AS akan menderita kekalahan kembali dan itu sangat telak.

“Alih-alih mengambil pelajaran dari jalurnya yang gagal pada masalah Ukraina, Amerika Serikat malah melakukan hal yang sama di Taiwan. Kekalahan telak yang lebih besar menanti mereka,” kata Hanhui.

Banyak fakta yang telah membuktikan bahwa Amerika Serikat adalah perusak nyata aturan internasional dan ketertiban dunia, sumber peningkatan ketidakstabilan dan ketidakpastian di dunia, menurutnya.

"Hegemonisme AS dan politik kekuasaan telah menjadi tantangan terbesar bagi kemajuan dan perkembangan damai peradaban manusia," tambah Hanhui.

Ia kemudian memaparkan bahwa China sangat menentang tindakan AS yang salah arah, yaitu hegemoni dan intimidasi.

"Kami berharap Amerika Serikat akan memahami hal itu. Mentalitas Perang Dingin dan sanksi sepihak tidak akan membawa kita ke mana-mana," kata Hanhui.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya