Berita

Aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPR/MPR, Rabu (10/8)/RMOL

Politik

Massa Buruh dan Mahasiswa juga Tolak RKUHP

RABU, 10 AGUSTUS 2022 | 14:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ribuan buruh dari berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jalan Raya Gatot Soebroto, Jakarta, pada Rabu siang (10/8). Massa buruh ini terdiri dari KASBI, KPBI, SPSI Karawang, PPMI, FKI, LEM-SPSI, KSBSI, SBSI, GSBI, dan sejumlah elemen lainnya.

Dalam aksinya, massa buruh dan mahasiswa menuntut agar DPR RI membatalkan omnibus law Cipta Kerja sesegera mungkin.

Selain itu, massa juga meminta DPR RI membatalkan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).

“Kita semua berkumpul di sini satu tujuan, batalkan omnibus law UU Cipta Kerja. Sepakat kawan-kawan,” teriak orator dari atas mobil komando.

“Hidup buruh, mahasiswa, pelajar, kita tolak juga RKUHP dan UU Sisidiknas,” sambung sang orator.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi sekitar pukul 14.25 WIB, ribuan massa buruh hingga mahasiswa masih bertahan di depan Gedung DPR RI sambil berorasi dan menyampaikan aspirasinya.

Populer

Said Merokok di Pesawat Pribadi, Arief Poyuono: Inikah Anggota Dewan Pengusul Hapus Listrik 450 VA?

Sabtu, 17 September 2022 | 11:18

AHY Bandingkan Pembangunan SBY dan Jokowi, Ridwan Bae: Jokowi Lebih Baik, Saya Punya Data

Sabtu, 17 September 2022 | 19:22

Kapal Kargo Minyak Rusia Berisi 700 Ribu Barel Minyak Mentah Menuju Kuba

Sabtu, 17 September 2022 | 16:40

Kamarudin Simanjuntak: Penyidik Seperti Tidak Ikhlas Ferdy Sambo Jadi Tersangka

Sabtu, 17 September 2022 | 05:52

Saat Diam Saja Elektabilitas SBY 10 Persen, Kalau Turun Gunung Pasti Demokrat Meroket

Minggu, 18 September 2022 | 09:28

Ganjar Ngaku Tak Kenal Eko Kuntadhi, PA 212: Ngibul yo ngibul Tapi Ojo Ngono Toh, Mas Ganjar

Sabtu, 17 September 2022 | 03:28

Sindir AHY, Direktur PPI: Faktanya, Publik Melihat Jokowi Massif Membangun Infrastruktur

Minggu, 18 September 2022 | 09:58

UPDATE

Aktivitas Politik China Berjalan Normal, Rumor Kudeta Xi Jinping Sebatas Psy-War Barat?

Senin, 26 September 2022 | 09:35

Namanya Diusulkan PPP Jakarta, Anies Bahas Capres Usai 16 Oktober

Senin, 26 September 2022 | 09:34

Negaranya Dilanda Krisis Ekonomi Parah, Menteri Keuangan Pakistan Mundur

Senin, 26 September 2022 | 09:23

Ketua MA Gagal Besar dalam Membina Hakim dan Aparatur Peradilan

Senin, 26 September 2022 | 09:18

Hari Ini, Lukas Enembe Dijadwalkan Diperiksa sebagai Tersangka di Gedung Merah Putih KPK

Senin, 26 September 2022 | 08:58

Sempat Mogok Beroperasi Karena Maraknya Pembobolan, Bank-bank di Lebanon Hari Ini Buka Kembali

Senin, 26 September 2022 | 08:57

Pakar Pidana: Jika Merasa Tidak Bersalah, Lukas Enembe Seharusnya Kooperatif saat Dipanggil KPK

Senin, 26 September 2022 | 08:55

Tim Bayangan Diduga Jadi Penyebab RUU Sisdiknas Carut Marut, Pengamat: Bubarkan!

Senin, 26 September 2022 | 08:44

Senator AS: Joe Biden akan Menghadapi Pemakzulan jika Partai Republik Menang Pemilihan Paruh Waktu

Senin, 26 September 2022 | 08:40

Serbia Tidak Akan Akui Hasil Referendum Donbas yang Ingin Gabung ke Rusia

Senin, 26 September 2022 | 08:25

Selengkapnya