Berita

Biji teratai kering yang ditolak masuk ke Taiwan/Net

Dunia

Biji Teratai Kering dan Talenan dari China Ditolak Masuk ke Taiwan

RABU, 10 AGUSTUS 2022 | 06:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) merilis daftar barang-barang yang ditolak masuk ke Taiwan karena tidak memenuhi standar. Di antara 16 barang atau makanan yang dilarang itu adalah biji teratai kering dan talenan dari China.

Dalam laporan mingguannya, FDA mengatakan, dua jenis itu gagal memenuhi standar keamanan, seperti dilaporkan oleh  Focus Taiwan, Selasa (9/8).

Manajer FDA cabang utara Chen Ching-yu mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam enam bulan bahwa produk biji teratai China ditemukan di bawah standar di perbatasan.


FDA menemukan adanya kandungan aflatoksin yang melebihi ketentuan. Ia menambahkan bahwa FDA akan meningkatkan tes acak sebesar 20 hingga 50 persen pada biji teratai yang diimpor oleh Hua To Fu Yuan Tang Pharmaceutical Technology.
Demikian juga dengan produk talenan tahan air yang diimpor oleh E Cha E International Corp dari China. Produk itu gagal lulus uji stabilitas karena resin meleleh yang berlebihan, menurut  Chen.

5.940 kilogram biji teratai kering dan 1.500 set talenan itu pun akhirnya dikembalikan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya