Berita

Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Untuk Maju Capres 2024, Airlangga Harus Jaga Dukungan dari Komunitas Luar Partai

RABU, 10 AGUSTUS 2022 | 02:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

DPD Golkar Kabupaten Malang meminta Ketua Umum Airlangga Hartarto untuk segera mendeklarasikan diri maju sebagai calon prresiden (Capres) pada Pilpres 2024 ketika menggelar audit organisasi, Rapimda, dan Rakerda.

Dukungan kepada Airlangga untuk menjadi Capres juga muncul dari pihak eksternal. Sejumlah komunitas lintas profesi yang menamakan diri Barisan Relawan Airlangga Hartarto (Baralangga) mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin berpendapat Airlangga juga perlu mendapatkan dukungan dari komunitas - komunitas dari luar partai. Selain itu, Airlangga juga harus bisa meningkatkan elektabilitas.


"Itu yang harus dijaga oleh Pak Airlangga. Untuk apa? Untuk tetap bisa eksis menjadi capres,” kata Ujang kepada wartawan, Selasa (9/8).

Dia menambahkan, dorongan dari kader internal partai dan komunitas terhadap Airlangga untuk menjadi calon presiden dari Golkar bukan hal aneh. Pasalnya, Airlangga telah mengantongi izin partai untuk maju.

"Tdak heran banyak kader internal yang ingin segera Pak Airlangga mendeklarasikan sebagai Capres termasuk dari Kab. Malang. Lalu tidak aneh dan tidak heran misalkan banyak komunitas-komunitas yang mendukung Airlangga,” ujarnya.

Ujang menilai, persaingan akan semakin ketat dan dinamis. Peluang Airlangga untuk maju sebagai Capres adalah bagaimana Airlangga bisa mendapatkan dukungan internal secara formal organisasi maupun dukungan dari kader.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia ini mengatakan bahwa komunitas yang mendukung Capres atau Cawapres tentu memiliki parameter tertentu dalam mengarahkan dukungan pada sosok tertentu.

"Sebagai relawan tentu mereka punya ukuran, punya standar, punya parameter dalam mendukung Capres-Cawapres tertentu,” demikian Ujang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya