Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Mardani Ali Sera: Pilpres 2024 jadi Pertarungan antara Kekuatan Figur dan Parpol

RABU, 10 AGUSTUS 2022 | 00:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemilu 2024 mendatang akan menjadi pertarungan yang sengit antara calon presiden dan juga partai politik. Pasalnya, tokoh atau figur yang muncul memiliki elektabilitas dan kompetensi yang baik di mata rakyat.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera berpandangan bahwa Pemilu 2024 mendatang akan ada dua kekuatan yang menjadi pertaruhan. Mardani mencontohkan, sosok Anies-Ganjar mewakili kekuatan figur.

"Sementara Pak Prabowo mungkin Mbak Puan dan beberapa nanti Pak Airlangga, Mas AHY itu akan mewakili kepentingan Parpol atau Salim Segaf Aljufri,” ucap Mardani dalam acara diskusi virtual Teras Politik (Terpol) Kang Kiflan dengan tema Wacana Perpanjangan Jabatan Presiden Muncul Lagi, Selasa (9/8).


Dia menambahkan, partai politik yang baru muncul saat ini akan berat menarik perhatian rakyat untuk dapat mengusung calon presiden. Alasannya, sembilan partai politik yang masuk Senayan, akan bersaing ketat dalam Pilpres 2024.

Apalagi, kata Mardani, ada ambang batas presiden 20 persen yang menjadi beban partai politik untuk mengusung calon presiden.

"Nah dengan party idea yang lama kemudian persepsi publik terhadap Parpol  5 di bawah sekali tidak atas,” katanya.

Menurutnya, 2024 nanti sejumlah figur yang bakal menjadi calon presiden bakal disorot dan dipilih masyarakat. Untuk saat ini masyarakat tengah mengantongi pilihannya dalam presiden.

"Jadi peluang figur yang menang cukup besar. Tapi dua tahun bukan waktu yang pendek semua bisa terjadi kita lihat apa yang terjadi di 2024,” ucapnya.

Terkait pilihannya, Mardani memutuskan untuk memilih Anies Baswedan untuk menjadi calon presiden.

"Kalau saya masih dekat sama Mas Anies Baswedan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya