Berita

Personel Brimob di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan/Repro

Nusantara

Brimob Bersenjata Lengkap Geledah Rumah Dinas Ferdy Sambo, Pengumuman Tersangka Baru Ditunda

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 16:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pengumuman penetapan tersangka baru kasus tewasnya Brigpol Yosua Hutabarat alias Brigadir J ditunda dari jadwal yang sebelumnya diagendakan, Selasa sore (9/8).

Hal ini menyusul adanya kegiatan penggeledahan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan dan kediaman pribadinya  yang saat ini masih berlangsung.

Dari pantauan live streeming, penggeledahan ini melibatkan personel Brimob berpakaian lengkap, berikut dengan kendaraan taktis (rantis).


Personel Brimob juga terlihat memegang senjata laras panjang, selain di badan mereka terpasang pelindung peluru dan helm anti peluru.

Tidak hanya personel brimob lengkap, penggeledahan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo ini juga melibatkan Inafis dan Propam.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa pengumuman tersangka baru akan dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit sore nanti.

"Insyaallah sore ini ya (pengumuman), di atas pukul 16.00 WIB," kata Irjen Dedi Prasetyo dikonfirmasi wartawan, Selasa (9/8).

Informasi adanya tersangka baru juga sebelumnya disampaikan Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. Namun demikian, ia meminta kepada publik untuk menunggu pengumuman resmi dari Polri, termasuk siapa yang menjadi tersangka.

“Tunggu pengumuman Pak Kapolri dan tim khusus," kata Agus saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (8/8).

Dari informasi yang diperoleh Kantor Berita Politik RMOL, terdapat tiga orang personel polri yang akan ditetapkan sebagai tersangka yang baru. Mereka terdiri dari satu orang Perwira Tinggi (Pati) Polri bintang dua, dan dua Pati bintang satu.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya