Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Wujudkan Ekonomi Berdaya Saing, Airlangga Dorong Sinergi Kebijakan Industri, Perdagangan, dan Investasi

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 15:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Fokus penguatan sektor industri, perdagangan, dan investasi kini tengah dilakukan pemerintah sebagai katalisator dalam mewujudkan perekonomian nasional yang resiliensi dan berdaya saing.

Penguatan tersebut tercermin melalui capaian surplus neraca perdagangan hingga 5,09 miliar dolar AS per Juni 2022, dengan nilai ekspor semester I 2022 mencapai 141 miliar dolar AS.

Selain itu, nilai investasi pada Q1 2022 juga telah terealisasi hingga lebih dari 28% komitmen investasi, dengan kontribusi penanaman modal asing sebesar 10,22 miliar dolar AS dan dalam negeri sebesar 9,33 miliar dolar AS.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, penguatan sektor industri akan berdampak pada peningkatan nilai tambah input aktivitas produksi. Dengan demikian, kebutuhan nasional akan terpenuhi dan neraca perdagangan lebih stabil.

“Untuk menghadapi tantangan global ke depan, perlu dilakukan pendekatan multilateral yang tidak membatasi perdagangan ekspor dan impor dengan mengikuti aturan world trade organization (WTO),” kata Airlangga dalam keterangannya, Selasa (9/8).

Penguatan industri, kata dia, perlu didorong adanya dukungan permodalan yang konsisten melalui alokasi investasi.

Berbagai upaya penguatan yang dilakukan pemerintah, kata Airlangga, perlu didukung oleh kontribusi dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, korporasi, UMKM, hingga akademisi untuk menjawab tantangan di masa mendatang.

“Dampak signifikan tidak dapat dicapai hanya dengan berbagai kebijakan, namun harus diikuti transformasi pemerintah, korporasi, dan UMKM bahkan masyarakat untuk mampu menjadi masyarakat yang smart dan cakap digital,” tutup Menko Airlangga.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya