Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Siaga Hadapi Invasi China, Taiwan Gelar Latihan Militer

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 14:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan menggelar latihan militer untuk mensimulasikan pertahanan dalam menghadapi serangan dari China, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Latihan tersebut dikonfirmasi oleh jurubicara Korps Angkatan Darat ke-8 Taiwan, Lou Woei-jye kepada AFP pada Selasa (9/8).

Latihan militer oleh Taiwan, termasuk menembak artileri langsung, dilakukan setelah China menggelar latihan militer besar-besaran sebagai tanggapan atas kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taipei pada 2 Agustus lalu.


Selama latihannya, China dilaporkan mensimulasikan serangan ke Taiwan, dengan beberapa pesawat dan kapal China terlihat melintasi garis tengah Selat Taiwan.

Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mengirimkan 68 pesawat dan 13 kapal untuk kegiatan di sekitar Selat Taiwan. PLA juga melakukan serangkaian latihan tembakan langsung dan operasi di sekitar Taiwan, termasuk penembakan beberapa rudal balistik.

Dari laporan China Daily, lebih dari 100 pesawat, termasuk pesawat tempur terbaik PLA seperti jet tempur siluman J-20, jet serang J-16, dan pesawat pengisian bahan bakar udara YY-20 dikirim ke wilayah udara di utara, barat daya dan tenggara Taiwan untuk melakukan pengintaian bersama, penetrasi udara, dan latihan dukungan tembakan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengatakan, latihan militer yang dilakukan oleh China merupakan persiapan Beijing untuk menginvasi pulau tersebut.

China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, sementara Taiwan memiliki pemerintahan sendiri. Meski AS tidak mengakui Taiwan, namun Washington memberikan dukungan militer bagi pulau tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya