Berita

Tentara Ukraina/Net

Dunia

Diduga Ada Korupsi Besar-besaran, 70 Persen Bantuan Militer Barat Tak Sampai ke Ukraina

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 10:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dari banyaknya bantuan militer dari negara-negara Barat, hanya sekitar 30-40 persen yang sampai di tangan pasukan Ukraina. Sementara sebagian besarnya tidak terlacak, dan kemungkinan dikorupsi.

Sejak menghadapi invasi Rusia pada Februari lalu, bantuan militer dan kemanusiaan untuk Ukraina terus mengalir, khususnya dari negara-negara Barat.

Total bantuan dari Amerika Serikat (AS) saja sudah mencapai 8,2 miliar dolar AS. Sementara total bantuan dari Inggris sudah mencapai 2,8 miliar dolar AS.


Mengutip pendiri organisasi yang bertanggung jawab atas logistik bantuan militer tidak mematikan ke Ukraina, Jonas Ohman, hanya 30 hingga 40 persen dari pengiriman yang melintasi perbatasan mencapai tujuan akhir mereka. Perkiraan itu ia sampaikan pada April.

Pada akhir Agustus, AS mengirim Atase Pertahanan Brigadir Jenderal Garrick M. Harmon untuk mencoba memantau apa yang terjadi dengan pasokan ke Ukraina. Ini menunjukkan kekhawatiran Washington atas adanya masalah korupsi.

Namun mengontrol dan melacak senjata yang dikirim ke Ukraina itu sulit lantaran situasi yang berubah dengan cepat.

Meski begitu, Ukraina juga tampaknya menyadari dan mengakui adanya masalah dalam pengiriman bantuan senjata. Bahkan Biro Keamanan Ekonomi Ukraina menyoroti adanya bantuan kemanusiaan dan militer yang justru dijual.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya