Berita

Helikopter yang diparkir di Tajikistan dan Uzbekistan/Net

Dunia

Taliban Tagih Tajikistan dan Uzbekistan Kembalikan Puluhan Helikopter Milik Afghanistan

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 08:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Afghanistan, di bawah pemerintahan Taliban, menagih Tajikistan dan Uzbekistan untuk mengembalikan helikopter-helikopter yang mereka ambil saat Kabul jatuh ke tangan kelompok itu pada tahun lalu.

Jurubicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Inayatullah Khwarazami mengatakan pihaknya akan mengambil helikopter-helikopter itu dalam waktu dekat.

"Helikopter itu milik rakyat Afganistan. Seharusnya dikembalikan ke pemerintahan sekarang, ke Kementerian Pertahanan. Tentu mereka punya pertimbangan sendiri, tapi faktanya ini terkait rakyat Afganistan yang mana mereka (helikopter-helikopter) ada di Uzbekistan dan Tajikistan, kapan pun, mereka akan diambil dan dihitung," ujar Khwarazami, seperti dikutip TOLO News, Senin (8/8).


Sementara itu sejumlah pengamat menilai akan sulit bagi Afghanistan untuk bisa mendapatkan helikopternya kembali, mengingat pemerintahannya kini di bawah Taliban, yang belum diakui oleh seluruh dunia.

“Mengenai helikopter yang dibawa ke luar negeri, ada beberapa masalah. Pertama, saya tidak yakin dokumentasi helikopter ini terkait dengan Afghanistan. Masalah kedua adalah masalah pemerintah Taliban, yang tidak diakui oleh negara manapun," kata mantan diplomat Afghanistan di Tajikistan, Fahim Kohdamani.

Sependapat, pakar militer Asadullah Nadim mengatakan Uzbekistan dan Tajikistan tidak dapat menyerahkan helikopter-helikopter tersebut kepada pemerintahan Taliban.

Menurut Taliban, militer Afghanistan di pemerintahan sebelumnya mentransfer lebih dari 40 helikopter Afghanistan ke Tajikistan dan Uzbekistan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya