Berita

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid/Net

Politik

Meutya Hafid: Menyesuaikan Zaman, Sudah Saatnya Bisnis Beralih ke Sektor Digital

MINGGU, 07 AGUSTUS 2022 | 11:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perkembangan startup menunjukkan tren positif seiring berkembangnya teknologi informasi dan media sosial yang memudahkan berbagai aktifitas masyarakat, tanpa terkecuali di sektor ekonomi.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid mengatakan, perkembangan startup di Indonesia sangat pesat, tentu bermanfaat bagi perekonomian masyarakat yang sedang menuju pulih di tengah situasi pandemi Covid-19.

"Perkembangan startup di tanah air sudah cukup baik, karena sekarang kita sudah melakukan banyak hal, dan mendapati banyak startup yang bermanfaat bagi kita semua," ujar Meutya dalam keterangannya, Minggu (7/8).


Dikatakan legislator Partai Golkar ini, di era kekinian juga menjadi keharusan bagi semua bisnis untuk beralih ke digital untuk memeperluas jaringan pemasaran.

"Industri digital adalah bisnis masa depan. Ke depan memang seluruh bisnis harus beralih ke digital, karena hal tersebut adalah keniscayaan, kebutuhan, dan keharusan zaman yang kita tidak mempunyai banyak pilihan," katanya.

Untuk itu, kata Meutya, Komisi I DPR juga mendorong Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk mengembangkan program-program keterampilan digital, dan bermitra dengan sektor swasta guna membantu mengoptimalkan pemanfaatan ruang digital.

"Meningkatnya jumlah startup di Indonesia merupakan tantangan juga bagi ekonomi digital di Indonesia. Indonesia harus cepat beradaptasi dan perlu ditingkatkan kembali literasi digitalnya," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya