Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China: Jepang Telah Melakukan Hal-hal yang Salah dalam Sejarah Taiwan

SABTU, 06 AGUSTUS 2022 | 14:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kecaman Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida terkait latihan militer China yang dilakukan sebagai tanggapan atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi mendapat tanggapan dari Beijing.

Pada Jumat (5/8), Pelosi dan delegasi kongres AS berada di Jepang pada pemberhentian terakhir dari perjalanan Asia. Mereka kemudian mengadakan dengan pertemuan Kishida, di mana selama pertemuan pemimpin Jepang mengkritik keras latihan militer China dan mengatakan itu mempengaruhi perdamaian dan stabilitas kawasan.

Menanggapi pernyataan Kishida, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan pada konferensi pers bahwa langkah para pemimpin Jepang baru-baru ini mengenai masalah Taiwan sangat tidak ramah dan mengecewakan rakyat China.


"Jepang telah melakukan hal-hal yang salah dalam sejarah di pulau Taiwan dan tidak memiliki hak untuk menuding China pada masalah Taiwan," kata Hua, seperti dikutip dari Global Times, Sabtu (6/8).

Jepang, kata Hua, telah menutup mata terhadap pelanggaran AS soal kedaulatan China tetapi melompat keluar untuk menuduh China dalam upaya untuk mengubah hitam menjadi putih.

Jepang juga menyebabkan masalah pada hal-hal seputar Taiwan dengan tujuan untuk melawan perkembangan China dan menghambat reunifikasi.

"Kami berharap dapat menyampaikan pesan ini ke Jepang," ujarnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya