Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Terkait Kasus Brigadir J, Publik Diminta Hentikan Spekulasi Liar terhadap Polri

SABTU, 06 AGUSTUS 2022 | 01:28 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran di Divisi Propam Polri diapresiasi oleh Jaringan Muslim Madani (JMM).  Mutasi terhadap 25 anggota Polri itu sebagai buntut penanganan kasus meninggalnya Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Koordinator JMM, Syukron Jamal juga mengapresiasi upaya sebelumnya dengan membentuk tim khusus dari berbagai unsur.

Ia meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi secara liar pada kasus yang menjadi sorotan publik. Dalam pandangan JMM, Kapolri sudah mengambil sikap yang responsif, transparan, tegas.


"Dan independen menjawab harapan dan tuntutan publik, untuk mari kita sama-sama bersabar menunggu hasilnya. Jangan sampai berspekulasi terlalu jauh bahkan liar yang justru menjadi kontraproduktif," ujar Syukron Jamal, Jumat (5/8).

Menurut Syukron apa yang dilakukan Kapolri patut diapresiasi sebagai langkah mewujudkan rasa keadilan masyarakat ditengah pertaruhan institusi Polri yang presisi. Langkah tersebut juga menjawab tuntutan crime investigation.

Ia melihat, langkah-langkah yang telah dilakukan Polri menjadi  bukti nyata kita bahwa keadilan di negeri ini bukan angan dan isapan jempol belaka.

Syukron mengajak masyarakat tidak memunculkan spekulasi terkait upaya penanganan kasus yang turut menjadi perhatian Presiden Joko Widodo itu.

"Janganlah terus membuat narasi pesimis penegakan hukum di negeri ini. Meski begitu tentu semuanya perlu kita kawal perlu bersama-sama sebagai kontrol sosial," pungkas Syukron.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya