Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran Ingatkan Dunia agar Bersiap Hadapi Musim Dingin di Tengah Kelangkaan Bahan Bakar

JUMAT, 05 AGUSTUS 2022 | 14:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Negara-negara harus waspada dan bersiap-siap dalam menghadapi musim dingin. Menteri Perminyakan Iran Javad Owji menyatakan musim dingin tahun ini akan sangat berbeda dengan musim dingin tahun sebelumnya akibat adanya krisis energi.

"Musim dingin ini sangat penting bagi orang Eropa dan dunia dan mereka harus memikirkannya sekarang," kata Owji di sela-sela pertemuan OPEC dan Non-OPEC ke-31 yang disiarkan secara virtual, seperti dilaporkan Fars News, Kamis (4/8).

Depolitisasi keamanan energi harus dianggap sebagai kebutuhan global, menurutnya. Mengabarkan bahwa kembalinya Iran ke pasar dunia diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan konsumen.


OPEC+ akan secara bertahap meningkatkan pasokan minyak ke pasar setiap bulan agar produksi minyak oleh anggotanya dapat kembali ke tingkat sebelum dimulainya perjanjian pada Juli 2021, menurutnya.

"Namun, disepakati untuk memperpanjang perjanjian OPEC+ hingga akhir 2022 dan para produsen secara serius ingin melanjutkan kerja sama dalam rangka mendukung stabilitas di pasar minyak dan menjaga pencapaian perjanjian,”  tambah Owji.

Kerja sama yang berkelanjutan dan konstan dalam koalisi OPEC+ dapat sangat membantu konsumen dalam kondisi saat ini, kata Owji seraya mengungkapkan harapan bahwa pemerintah Barat dapat  mengadopsi pendekatan rasional untuk mencapai keamanan energi dunia.

Selama pertemuan, semua negara anggota menyoroti kerja sama yang konstan antara negara-negara OPEC dan non-OPEC dalam menjaga dan meningkatkan stabilitas di pasar minyak.

“Republik Islam Iran juga menekankan dan mendukung kerja sama berkelanjutan antara OPEC dan non-OPEC. produsen di tingkat tertinggi,” ujar Owji.

Keamanan energi yang terganggu, akan membahayakan dan meningkatkan gejolak pasar dan itu akan merugikan semua pemain, katanya lagi.

Iran, sebagai pemegang cadangan minyak dan gas terbesar di dunia, siap untuk meningkatkan produksi minyaknya sesegera mungkin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya