Berita

Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah/Net

Dunia

Malaysia Kecewa, Junta Myanmar Bikin Frustasi Semua Negara ASEAN

RABU, 03 AGUSTUS 2022 | 18:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Malaysia menyampaikan kekecewaan dan rasa frustasinya atas sikap junta Myanmar yang dinilai tidak kooperatif dan mengecewakan dalam mengimplementasikan rencana perdamaian ASEAN.

Berbicara di sela-sela pertemuan ASEAN di Kamboja pada Rabu (3/8), Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah mengatakan junta Myanmar telah membuat semua orang di ASEAN frustasi karena tidak adanya kemajuan dalam upaya perdamaian.

Menurut Saifuddin, proses perdamaian seharusnya dilakukan secara inklusif dan implementasinya perlu melibatkan organisasi internasional, seperti dimuat Reuters.


Selama pertemuan, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen yang tahun ini memegang keketuaan ASEAN mengatakan junta Myanmar telah didorong untuk mengimplementasikan lima poin konsensus yang telah disepakati para pemimpin ASEAN tahun lalu.

Lebih lanjut, Hun Sen memperingatkan junta agar tidak lagi mengeksekusi tahanan.

“Jika lebih banyak tahanan yang akan dieksekusi, kami akan dipaksa untuk memikirkan kembali peran kami terhadap konsensus lima poin ASEAN,” kata Hun Sen.

Bulan lalu, Myanmar telah mengeksekusi empat tahanan dan mendapatkan kecaman keras dari anggota ASEAN yang frustrasi dengan kemajuan rencana konsensus lima poin ASEAN yang menyerukan pengakhiran segera kekerasan di Myanmar.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya