Berita

Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan/Net

Dunia

Prihatin Nancy Pelosi Kunjungi Taiwan, Kemlu: Indonesia Tetap Anut "One China Policy"

RABU, 03 AGUSTUS 2022 | 16:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China atas kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS ke Taiwan.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengatakan perlunya pengelolaan yang baik atas rivalitas antara AS dan Taiwan demi menghindari konflik terbuka dan mengganggu stabilitas dan perdamaian, termasuk di Selat Taiwan.

"Indonesia sangat prihatin atas semakin tajamnya rivalitas di antara kekuatan besar," kata Teuku dalam keterangannya yang dirilis pada Rabu (3/8).


Lebih lanjut, Teuku mengatakan, Indonesia mendorong semua pihak untuk melakukan langkah-langkah nyata yang dapat mengurangi ketegangan atau memperburuk situasi.

"Dunia memerlukan kearifan dan tanggung jawab para pemimpin dunia agar perdamaian dan stabilitas dapat terjaga," tambahnya.

Di samping itu, ia juga menekankan bahwa Indonesia masih mengakui kebijakan "Satu China", di mana sejauh ini Indonesia tidak memberikan pengakuan terhadap Taiwan.

"Indonesia tetap menganut kebijakan 'One China Policy'," tegasnya.

Pelosi telah tiba di Taipei, Taiwan pada Selasa malam (2/8). Kunjungan tersebut memicu kemarahan China, membuat Beijing meluncurkan latihan militer di sekitar Selat Taiwan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya