Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Iwan Sumule Yakin Koalisi PDIP dan Gerindra Garansi Kemenangan Pilpres 2024

RABU, 03 AGUSTUS 2022 | 14:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Koalisi PDI Perjuangan dengan Partai Gerindra bisa menjadi garansi kemenangan untuk Pilpres 2024 mendatang. Terlebih dalam survei terbaru yang dirilis Litbang Kompas, kedua partai masih kokoh berada di urutan pertama.

Begitu yakin Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu, Rabu (3/8).

Menurutnya, koalisi itu akan kian kokoh jika PKB bergabung. Alasannya, karena ketiga partai memiliki basis suara yang loyal dan tidak akan berpindah ke lain hati.


“Jika merujuk survei Kompas, koalisi Gerindra dan PDIP, apalagi ditambah PKB, sangat berpotensi memenangkan Pilpres 2024. Loyalis pemilihnya banyak,” tegasnya.

Atas alasan itu, Iwan Sumule menilai amatan para pengamat hingga kicauan buzzer di media sosial yang terus mempertentangkan antara Gerindra dan PDIP adalah tidak berdasar. Sebab, koalisi keduanya adalah garansi kemenangan pilpres.

“Maka keliru jika mau diprovokasi agar tak berkoalisi. Karena akan kecil peluang memenangkan Pilpres 2024,” demikian Iwan Sumule.

Survei periodik ini dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 26 Mei hingga 4 Juni 2022. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis di tingkat 34 provinsi Indonesia. Tingkat kepercayaan survei 95 persen dengan margin of error 2,8 persen.

Dalam survei ini, PDIP dan Gerindra berada di posisi pertama dan kedua di papan atas. PDIP dengan 22,8 persen dan Gerindra 12,5 persen.

Sementara PKB berada di urutan pertama untuk kategori partai papan menengah dan bawah, dengan mengantongi elektabilitas 5,4 persen.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya