Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad/Net

Politik

Gerindra: Laju Inflasi Juli 2022 Tertinggi Sejak Oktober 2015

RABU, 03 AGUSTUS 2022 | 04:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan Sri Mulyani jangan berlindung di balik kata ekonomi terkendali saat menghadapi realita kenaikan inflasi nasional.

Begitu dikatakan anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menanggapi data Badan Pusat Statistik (BPS) yang baru saja merilis laju inflasi Juli yang meningkat dibanding Juni 2022.

"Kenaikan inflasi di Juli ini sebesar 4,94 persen yoy, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang 4,35 persen. Ini sekaligus jadi yang tertinggi sejak Oktober 2015," ujar Kamrussamad kepada wartawan, Selasa (2/8).


Laju inflasi yang terus meningkat, kata dia, adalah tanda ada masalah dari sisi produksi komoditas, dari sisi ketersediaan stok, juga dari sisi distribusi yang akan pengaruhi harga di pasar.

"Catatan BPS, lonjakan inflasi dipicu kenaikan harga cabai merah, tarif angkutan udara, bawang merah, bahan bakar rumah tangga, hingga cabai rawit," terangnya.

"Kalau arus supply dan demand terkendali, tidak akan terjadi lonjakan harga yang memukul daya beli masyarakat," imbuh legislator Partai gerindra ini.

Dia pun meminta pemerintah bisa lebih serius dalam menangani laju inflasi agar tak menambah tekanan pada kehidupan masyarakat.

"Tingginya inflasi ini mencerminkan kondisi masyarakat yang sudah sangat tertekan. Kementerian-kementerian harus serius mengatasi," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya