Berita

Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe dan pendahulunya, Gotabaya Rajapaksa/Net

Dunia

Ranil Wickremesinghe: Saat Ini Bukan Waktu yang Tepat Bagi Gotabaya Rajapaksa untuk Kembali ke Sri Lanka

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 10:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Saat ini bukan waktu yang tepat bagi mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa untuk kembali karena kehadirannya bisa memicu ketegangan politik lebih lanjut,

Itu yang diyakini oleh Presiden Ranil Wickremesinghe terkait kemungkinan kembalinya Rajapaksa ke Sri Lanka dalam waktu dekat.

"Saya tidak yakin ini saatnya dia kembali. Saya tidak punya indikasi dia akan segera kembali," kata Wickremesinghe dalam wawancara dengan The Wall Street Journal pada Minggu (31/7).


Selama menjabat, Rajapaksa menghadapi seruan untuk mengundurkan diri atas penanganannya terhadap negara yang sedang krisis. Ia kemudian melarikan diri pada 13 Juli dan mengundurkan diri dari posisinya.

Beberapa hari kemudian, Wickremesinghe memenangkan pemungutan suara di parlemen untuk menjadi presiden baru.

Menurut laporan The Wall Street Journal, Wickremesinghe tetap berhubungan dengan Rajapaksa untuk menangani masalah serah terima administrasi dan urusan pemerintah lainnya.

Saat ini Sri Lanka tengah melakukan pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) tentang paket bailout.

Pada April, Sri Lanka telah menangguhkan pembayaran utang luar negeri sekitar 12 miliar dolar AS dan memiliki pembayaran hampir 21 miliar dolar AS yang akan jatuh tempo pada akhir tahun 2025.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya