Berita

Penjaga perdamaian Italia berjaga-jaga di "Jembatan Baru" yang memisahkan sisi Serbia dan Albania di kota Mitrovica di Kososo Utara/Net

Dunia

Rusia Desak Kosovo Hormati Hak-hak Serbia dan Minta NATO Tidak Memprovokasi

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia menyerukan Kosovo untuk mematuhi hak-hak orang Serbia di Kosovo.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, pada Minggu (31/7) juga mengingatkan kepada Amerika Serikat serta Uni Eropa yang mendukung Kosovo agar tidak memprovokasi yang berisiko semakin meningkatkan suasana tegang.  

"Kami meminta Pristina, Amerika Serikat, serta Uni Eropa mendukungnya, untuk menghentikan provokasi dan mematuhi hak-hak Serbia di Kosovo," kata Zakharova, seeprti dikutip dari The Moscow Times.


Keputusan Pristina untuk penggunaan 'aturan' diskriminatif yang tidak berdasar dengan memaksa mengubah dokumen dan plat mobil warga Serbia dengan plat mobil Kosovo  mulai 1 Agustus, adalah upaya untuk mengusir penduduk Serbia dari Kosovo serta untuk memeras institusi-institusi Serbia di Kosovo.

"Para pemimpin Kosovo tahu bahwa Serbia tidak akan tinggal diam ketika datang serangan langsung terhadap kebebasan mereka. Para pemimpon Kosovo sengaja berusaha memperburuk situasi untuk memicu skenario. Tentu saja, Beograd akan berada di garis depan sejak Barat berusaha untuk 'menetralisir' itu melalui orang-orang Albania Kosovo," kata Zakharova.

Situasi tegang yang berlangsung di perbatasan Kosovo Serbia, adalah bukti bahwa misi mediasi Uni Eropa telah gagal, katanya.

"Ini juga merupakan contoh dari apa yang Uni Eropa pikirkan tentang peran Beograd, yang, pada kenyataannya, seharusnya menanggung perampasan hak-hak rekan senegaranya," tambahnya.

Ketegangan antara Kosovo dan Serbia kembali memuncak.  Pasukan penjaga perdamaian yang tergabung dalam Kosovo Force (KFOR) yang dipimpin NATO, akhirnya melakukan penjagaan di Kota Kosovska Mitrovica, di utara wilayah Kosovo yang memisahkan diri dari Serbia pada Sabtu malam waktu setempat.

Etnis Serbia dilaporkan telah mendirikan barikade di beberapa jalan di Kosovska Mitrovica dan sekitarnya. Setidaknya satu orang Serbia dilaporkan dipukuli oleh unit polisi Kosovo ketika dia mencoba melewati barikade. Pria yang terluka dilaporkan dirawat di rumah sakit.

Pemerintah etnis Albania di wilayah Kosovo memberlakukan aturan kontroversial untuk melarang kendaraan berplat nomor Serbia. Perdana Menteri Kosovo Albin Kurti mengklaim langkah itu terkait dengan keadilan dan hukum yang setara di semua wilayah yang diklaim pemerintahnya.

KFOR mengatakan pihaknya siap untuk campur tangan jika stabilitas wilayah itu terancam. Sebanyak 30-40 kendaraan terlihat menuju perbatasan antara wilayah Serbia dan Kosovo.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya