Berita

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani/Net

Politik

Legislator Golkar: Penyekapan WNI Bukan Kali Pertama dan Frekuensinya Meningkat

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 03:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kejadian penyekapan 60 orang warga negara Indonesia (WNI)  oleh perusahaan investasi palsu di Sihanoukville, Kamboja, harus menjadi pelajaran bagi pemerintah agar tak kembali terulang.

Pasalnya, kata anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani, kejadian penyekapan atau eksploitasi pekerja migran Indonesia bukan kali pertama terjadi.

"Kejadian ini bukan yang pertama dan terlihat ada peningkatan frekuensinya," kata Christina kepada wartawan, Minggu (31/7).


Kata legislator Partai Golkar ini, pada Mei 2021 lalu juga tercatat ada ada 75 orang WNI mengalami hal yang sama.

"Mereka diiming-imingi bekerja di perusahaan start-up kemudian disekap dan dieksploitasi sebagai operator judi online," terangnya.

Pada sisi lain, Christina mengapresiasi Kementerian Luar Negeri RI yang melaporkan telah mengevakuasi 55 WNI yang mengalami penyekapan.

"Tentu kami mengapresiasi Kemenlu yang cepat tanggap setelah menerima kabar disekapnya 55 orang WNI kita di Kamboja," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya