Berita

Jet tempur MiG-21/Net

Dunia

India Akan Grounded Semua Jet Tempur MiG-21 Era Soviet, Kenapa?

MINGGU, 31 JULI 2022 | 06:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India berencana untuk mengandangkan atau grounded semua jet tempur Rusia era Soviet, MiG-21, pada tahun 2025. Langkah itu dilakukan setelah kecelakaan yang menewaskan dua perwiranya.

Pejabat Angkatan Udara India mengatakan MiG-21 memang telah lama pensiun dan harus diganti sebelum dilarang terbang, seperti dimuat The Times of India, Minggu (31/7).

Sementara itu, pejabat senior di Kementerian Pertahanan enggan mengonfirmasi hal tersebut. Alih-alih, ia mengatakan diskusi mengenai masa depan MiG-21 masih dilakukan, karena sumber suku cadang dari Rusia semakin sulit karena perang di Ukraina.


Pada Kamis (28/7), pesawat MiG-21 Bison milik Angkatan Udara India terlibat kecelakaan di Rajasthan. Itu menjadi kecelakaan keenam yang melibatkan MiG-21 sejak tahun lalu.

Pada 2012, Menteri Pertahanan saat itu, A.K. Antony, mengatakan kepada parlemen bahwa lebih dari setengah dari 872 unit MiG-21 milik India telah hilang karena kecelakaan selama empat dekade sebelumnya.

Menurut WION, saat ini Angkatan Udara India memiliki sekitar 70 MiG-21.

MiG-21 telah menjadi jet tempur utama negara itu sejak diperkenalkan pada tahun 1963. Dijuluki sebagai "peti mati terbang", jet ini telah terlibat banyak kecelakaan.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya