Berita

Ilustrasi/Net

Publika

Muharram Bulan Perlawanan terhadap Kezaliman

OLEH: AGUNG NUGROHO
SABTU, 30 JULI 2022 | 23:19 WIB

PENAMAAN bulan Muharram dalam kalender Jawa memberikan sebuah intipan: “Suro”. Suro berasal dari kata “Asyuro” yang dalam bahasa Arab berarti “kesepuluh”, merujuk pada hari Asyuro pada tanggal 10 Muharram.

Sebuah penelitian singkat terhadap sejarahnya akan mengungkapkan bahwa pada hari Asyuro, terjadi sebuah tragedi yang sangat menyayat hati. Kepedihan yang digugah oleh peristiwa pada hari ini melampaui semua cerita-cerita lain tentang bulan Muharram.

Pada hari kesepuluh bulan Muharram, cucu Nabi Muhammad SAW yang bernama Al-Husain, dibantai beserta 72 sahabat dan kerabat keluarganya di Karbala, Irak, atas perintah Khalifah Yazid, seorang penguasa yang zalim.


Kepalanya dipenggal dan ditancapkan di atas tombak, dan diarak keliling kota. Sungguh peristiwa yang sangat menyedihkan, mengingat bahwa hal ini semua terjadi kurang dari 50 tahun sepeninggal Nabi Muhammad SAW, terhadap cucunya sendiri yang sangat beliau cintai.

Mengapa masih banyak orang terutama di kalangan umat Islam sendiri yang alergi dengan kisah tersebut? Itu karena rezim-rezim penindas di dunia ini tidak ingin umat manusia mempelajari perjuangan Al-Husain melawan rezim penindas di zamannya.

Ini karena seandainya semangat pengorbanan Husain tertanam dalam jiwa manusia, pasti kekuasaan mereka akan runtuh!

Ratusan tahun yang lalu, para kapitalis ingin mengeruk sumber daya alam Indonesia, tetapi perjuangan Al-Husain menginspirasi perlawanan, perjuangan terus-menerus hingga akhirnya negara kita mencapai kemerdekaan.

Peringatan atas pengorbanan Al-Husain tampak hingga masa kini pada peringatan Suro di Jawa, Tabuik di Sumatera Barat dan Tabot di Bengkulu.

Para pendakwah di zaman dahulu menyadari bahwa untuk mencapai kemerdekaan, umat manusia harus belajar dari perjuangan Al-Husain. Begitu pula pahlawan India Mahatma Gandhi, yang berkata “aku belajar dari Husain bagaimana cara mencapai kemenangan dari ketertindasan”.

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah.

Penulis adalah Ketua Relawan Kesehatan Indonesia

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya