Berita

Joko Widodo saat hadir dalam Rekernas Projo di Magelang, Jawa Tengah/Net

Politik

Trik Jokowi Lempar Isu Krisis Energi dan Pangan Agar Relawan "Ojo Kesusu" Hadapi Pilpres 2024

SABTU, 30 JULI 2022 | 23:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu krisis energi dan pangan yang diangkat Presiden Joko Widodo saat mengumpulkan relawan-relawannya di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat kemarin (29/7) adalah peringatan agar jangan terburu-buru hadapi kontestasi Pilpres 2024.

Begitu analisis Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (30/7).

"Itu terkait ojo kesusu (jangan terburu-buru) yang disampaikan Pak Jokowi ke Projo," ujar Igor.

Bahasa ojo kesusu yang sempat disampaikan Jokowi dalam Rakernas Projo di Magelang, Jawa Tengah pada Mei 2022 lalu, pada intinya adalah meminta relawan untuk tidak asal mengarahkan dukungan kepada satu sosok untuk menjadi calon presiden (capres).

"Jadi dengan menyebut akan ada krisis pangan dan energi itu, Pak Jokowi minta relawannya melihat kompetensi, siapa yang patut di usung oleh relawan dan oleh dirinya sendiri," tuturnya.

Bahkan menurut Igor, yang dilakukan Jokowi dengan mengumpulkan relawan-relawan dan membahas soal krisis pangan dan energi, adalah bagian dari upaya menahan relawan agar tidak terburu-buru mengarahkan dukungan kepada nama-nama yang belakangan masuk 3 besar di banyak lembaga survei.

"Intinya, ketika Jokowi pernah mengatakan ojo kesusu, dia tidak mau relawannya mendukung Ganjar, Prabowo ataupun Anies. Jadi sebelum mendukung tokohnya, dilihat kompetensinya," demikian Igor.

Populer

Said Merokok di Pesawat Pribadi, Arief Poyuono: Inikah Anggota Dewan Pengusul Hapus Listrik 450 VA?

Sabtu, 17 September 2022 | 11:18

AHY Bandingkan Pembangunan SBY dan Jokowi, Ridwan Bae: Jokowi Lebih Baik, Saya Punya Data

Sabtu, 17 September 2022 | 19:22

Kapal Kargo Minyak Rusia Berisi 700 Ribu Barel Minyak Mentah Menuju Kuba

Sabtu, 17 September 2022 | 16:40

Kamarudin Simanjuntak: Penyidik Seperti Tidak Ikhlas Ferdy Sambo Jadi Tersangka

Sabtu, 17 September 2022 | 05:52

Saat Diam Saja Elektabilitas SBY 10 Persen, Kalau Turun Gunung Pasti Demokrat Meroket

Minggu, 18 September 2022 | 09:28

Ganjar Ngaku Tak Kenal Eko Kuntadhi, PA 212: Ngibul yo ngibul Tapi Ojo Ngono Toh, Mas Ganjar

Sabtu, 17 September 2022 | 03:28

Sindir AHY, Direktur PPI: Faktanya, Publik Melihat Jokowi Massif Membangun Infrastruktur

Minggu, 18 September 2022 | 09:58

UPDATE

Aktivitas Politik China Berjalan Normal, Rumor Kudeta Xi Jinping Sebatas Psy-War Barat?

Senin, 26 September 2022 | 09:35

Namanya Diusulkan PPP Jakarta, Anies Bahas Capres Usai 16 Oktober

Senin, 26 September 2022 | 09:34

Negaranya Dilanda Krisis Ekonomi Parah, Menteri Keuangan Pakistan Mundur

Senin, 26 September 2022 | 09:23

Ketua MA Gagal Besar dalam Membina Hakim dan Aparatur Peradilan

Senin, 26 September 2022 | 09:18

Hari Ini, Lukas Enembe Dijadwalkan Diperiksa sebagai Tersangka di Gedung Merah Putih KPK

Senin, 26 September 2022 | 08:58

Sempat Mogok Beroperasi Karena Maraknya Pembobolan, Bank-bank di Lebanon Hari Ini Buka Kembali

Senin, 26 September 2022 | 08:57

Pakar Pidana: Jika Merasa Tidak Bersalah, Lukas Enembe Seharusnya Kooperatif saat Dipanggil KPK

Senin, 26 September 2022 | 08:55

Tim Bayangan Diduga Jadi Penyebab RUU Sisdiknas Carut Marut, Pengamat: Bubarkan!

Senin, 26 September 2022 | 08:44

Senator AS: Joe Biden akan Menghadapi Pemakzulan jika Partai Republik Menang Pemilihan Paruh Waktu

Senin, 26 September 2022 | 08:40

Serbia Tidak Akan Akui Hasil Referendum Donbas yang Ingin Gabung ke Rusia

Senin, 26 September 2022 | 08:25

Selengkapnya