Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengumpulkan relawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/7)/Net

Politik

Kumpulkan Relawan, Jaman: Jokowi Ajak Masyarakat Bersiap Hadapi Krisis Energi dan Pangan

SABTU, 30 JULI 2022 | 09:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertemuan Presiden Joko Widodo dan para relawan pendukung yang berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat kemarin lebih banyak membahas soal tantangan ekonomi global, termasuk krisis energi dan pangan.

Ketua Umum DPP Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), Iwan Dwi Laksono yang turut hadir mengatakan, pertemuan tersebut menjadi early warning system bagi relawan militan agar semakin merapatkan barisan membantu pemerintah menciptakan kedaulatan pangan dan energi.

"Sudah banyak negara dilanda krisis. Lebih dari 300 juta orang dalam kondisi sangat lapar. Itu karena pemulihan yang tidak merata setelah pandemi Covid-19, perubahan iklim yang memengaruhi panen dan konflik perang di Ukraina," kata Iwan Dwi Laksono, Sabtu (30/7).


Dalam pertemuan tersebut pula, Presiden Jokowi mengatakan bahwa masalah perdamaian di Rusia dan Ukraina itu urusan political will masing-masing negara dan Indonesia tidak bisa ikut campur terlalu jauh.

Terkait masalah pangan, perang Ukraina dan Rusia juga sedikit banyak akan menghimpit ekonomi Indonesia.

Dampak harga pangan dunia yang melonjak seperti gandum dan kedelai akan berimbas keberbagai macam produk, seperti mie, roti, pakan ternak, telur, tahu, tempe, dan bahan pokok lainnya.

"Di sisi lain pemerintah masih memiliki tugas untuk menekan angka impor beberapa komoditi yang bisa kita produksi sendiri. Ini tugas kita bersama bagaimana menciptakan kemandirian pangan dan energi di dalam negeri," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya