Berita

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un/Net

Dunia

Kim Jong Un: Korut Siap Hancurkan Rezim Korsel dan Melawan AS

JUMAT, 29 JULI 2022 | 08:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan dalam pidatonya untuk menandai 69 tahun kesepakatan gencatan senjata Perang Korea.

Pada kesempatan itu, Kim mengatakan AS telah mendorong Korea Selatan ke dalam "konfrontasi bunuh diri" dengan Korea Utara.

Hal itu ia sampaikan dengan merujuk pernyataan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol sebelum dan setelah menjabat pada Mei. Yoon berjanji untuk mengambil tindakan keras terhadap Pyongyang.


"Rezim Korea Selatan dan preman militernya sedang merancang taktik untuk menghadapi kita secara militer," kata Kim.

"Upaya berbahaya seperti itu akan segera dihukum oleh kekuatan kita yang kuat, dan rezim Yoon Suk-yeol dan pasukannya akan dihancurkan," tambah dia, seperti dimuat KCNA, Kamis (28/7).

Kantor kepresidenan Korea Selatan kemudian menanggapi pernyataan tersebut dengan menyesalkan komentar Kim.

Dimuat The Guardian, Korea Selatan juga menegaskan pihaknya siap untuk menanggapi provokasi dari Korea Utara. Sementara itu, Seoul juga mendesak Pyongyang untuk kembali ke dialog denuklirisasi.

Pidato Kim muncul untuk memperingati penandatanganan perjanjian gencatan senjata pada 27 Juli antara pasukan PBB yang dipimpin AS, Korea Utara, dan China untuk Perang Korea 1950-1953.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya