Berita

Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami/Net

Dunia

Komandan IRGC: AS Terlalu Lemah, Tidak Lagi Berperan di Kawasan

JUMAT, 29 JULI 2022 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lebih dari empat dekade setelah Revolusi Islam, para musuh, terutama AS, masih berusaha untuk mengadang Iran dengan sanksi dan tekanan maksimum yang bertujuan untuk mengisolasi Iran. Para musuh juga melancarkan perang psikologis serta berusaha mengacaukan kawasan Asia Barat.

Namun, menurut Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami, Revolusi Islam telah menyebabkan meningkatnya perlawanan, baik di  di Lebanon, Irak, Yaman dan Suriah.   

"Iran telah berulang kali memperingatkan bahwa setiap rencana yang bertujuan untuk meningkatkan kehadiran AS di Timur Tengah hanya akan menimbulkan ketidakamanan dan ketidakstabilan dan menyebarkan terorisme," katanya, sepertid ikutip dari IRNA.


Para pejabat Iran telah berulang kali menggarisbawahi perlunya penyelesaian krisis dan masalah di kawasan melalui kerja sama kolektif di antara negara-negara kawasan. Campur tangan orang asing akan sangat berbahaya.

Baru-baru ini, Teheran mendesak negara-negara tetangga untuk sangat waspada terhadap rencana AS-Israel yang jelas bertujuan untuk mengganggu stabilitas dan ketertiban kawasan.

Salami menambahkan bahwa Iran telah mengalahkan AS yang menikmati hegemoni tak tertandingi di kawasan dan seluruh dunia sebelum kemenangan Revolusi Islam 1979. Setelah revolusi, AS akhirnya terpaksa meninggalkan wilayah tersebut.

"Tidak ada yang menyebarkan karpet merah untuk pejabat AS setelah Revolusi Islam," kata Salami.

AS ada di mana-mana, tetapi Iran dan wilayah udara, tanah, dan maritimnya tertutup bagi AS.

"Washington telah melemah sejauh tidak memainkan peran dalam lanskap geopolitik kawasan Asia Barat," kata Salami.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya