Berita

Rumah-rumah yang terendam banjir di Kentucky/Net

Dunia

Banjir di Kentucky Timur Tewaskan Delapan Orang, Hancurkan Rumah

JUMAT, 29 JULI 2022 | 06:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Banjir menerjang wilayah Appalachian di Kentucky timur pada Kamis (28/7) waktu setempat. Sedikitnya delapan orang tewas dan ratusan orang diperkirakan kehilangan rumah mereka setelah hujan lebat selama tiga hari menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor.

Air meluap dari sungai dan menggenangi rumah-rumah di salah satu wilayah termiskin di Amerika Serikat.

Gubernur Kentucky Andy Beshear menyampaikan keprihatinannya saat mengumumkan jumlah kematian yang diperkirakan akan bertambah.


"Singkatnya, peristiwa ini menghancurkan," katanya, seperti dilaporkan Reuters.

Sejumlah orang belum ditemukan dan sekitar 23.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik.

"Ini menjadi salah satu banjir paling signifikan dan mematikan yang pernah kita alami di Kentucky setidaknya dalam waktu yang sangat lama," tambahnya.

Beshear juga menetapkan keaadaan darurat.

Jalan dipenuhi air dan tampak seperti sungai dengan ketinggian air mencapai ranting pohon.

Garda Nasional dengan helikopter dan perahu telah dikerahkan.

Orang-orang terlihat menyelamatkan diri di atas rumah mereka, bahkan ada yang memanjat pohon, sambil menunggu tim penyelamat datang.

“Saya meminta semua orang untuk berdoa. Ada banyak orang di luar sana yang membutuhkan bantuan dan sangat ketakutan saat ini. Dan kami melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk menjangkau masing-masing dan setiap dari mereka,” kata Beshear.

Pemerintah mmebuka pusat evakuasi di taman-taman negara bagian dan fasilitas lainnya. Namun, gubernur memperingatkan bahwa beberapa fasilitas ini sendiri telah dilanda badai, dan mungkin saat ini juga tanpa listrik atau fasilitas lainnya.

Layanan Cuaca memperkirakan hujan lebat akan trus mengguyur wilayah itu hingga Jumat (29/7).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya