Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Prabowo Pikul Beban Berat jika Nekat Pinang Cak Imin di Pilpres 2024

KAMIS, 28 JULI 2022 | 17:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertemuan politik antara elite Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) baru-baru ini menunjukkan pembentukan koalisi kedua parpol makin serius.

Bacaan pengamat politik Indonesia Political Power, Ikhwan Arif, manuver kedua parpol tersebut juga makin mengerucutkan potensi tiket capres-cawapres untuk Ketum Gerindra dan Ketum PKB.

"Gerindra dan PKB seperti sedang memperkuat ikatan batin untuk segera mendeklarasikan nama capres dan cawapres, yaitu Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar," kata Ikhwan dalam keterangannya, Kamis (28/7).


Apalagi, dalam pertemuan yang digelar di kawasan Jakarta Selatan, Senin malam (25/7) itu turut membahas piagam deklarasi atau kontrak politik untuk menyongsong pencalonan presiden dan wakil presiden 2024 nanti.

"Secara gamblang, kedua partai politik ini berambisi memenangkan Pilpres 2024. Kita lihat bagaimana figur Prabowo dan Muhaimin Iskandar ngebet maju di Pilpres 2024," jelas Ikhwan Arif.

Jika duet ini benar-benar akan direalisasikan, maka tugas berat akan dipikul Prabowo Subianto. Sebab menurut Ikhwan, butuh usaha keras untuk mendongkrak suara dukungan untuk duet Prabowo-Muhaimin.

"Ini tugas berat Prabowo agar tidak terjadi kekalahan seperti di tahun 2019. Jika pertemuan hanya dilakukan di tingkat elite atau pusat, tentu capres dan cawapresnya akan kewalahan," jelasnya.

Selain pertemuan tingkat elite, ambisi Prabowo-Muhaimin perlu digaungkan kedua partai politik hingga ke pengurus daerah.

"Dibutuhkan ketegasan pengurus partai untuk menyatukan suara mendukung capres dan cawapres pilihan partai atau koalisi partai," tandasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya