Berita

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto/Ist

Politik

Anak Buah Megawati Tuntut Capres ke Depan Punya Kesadaran Geopolitik

KAMIS, 28 JULI 2022 | 16:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Calon Presiden Indonesia ke depan dituntut memiliki kesadaran geopolitik agar kebijakan-kebijakan yang diambil punya cara pandang yang lebih luas.

“Capres ke depan harus punya kesadaran geopolitik agar ketika mengembangkan wilayah-wilayah strategis Indonesia, dia bisa melihat berbagai aspek geostrategis dan geoekonomi," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Kamis (28/7).

PDIP lantas mencontohkan teori geopolitik Soekarno yang didasarkan pada ideologi Pancasila dan bertujuan membangun tata dunia baru. Soekarno, kata Hasto, juga memegang prinsip bahwa dunia akan damai apabila bebas dari imperialisme dan kolonialisme.


Ia melanjutkan, teori geopolitik Soekarno didasarkan pada tujuh variabel, yakni demografi, teritorial, sumber daya alam, militer, politik, koeksistensi damai, sains dan teknologi.

“Berdasarkan teori geopolitik Soekarno, dapat dibuktikan bagaimana variabel-variabel tersebut menjadi instrument of national power yang berperan penting bagi ketahanan nasional Indonesia,” lanjutnya.

Presiden ke depan, ujarnya, harus merumuskan kepentingan nasional. Misalnya soal kepentingan di Laut China Selatan yang bisa terjadi perang setiap saat.

"Kalau terjadi perang, pasti Selat Malaka diblok. Karena itu memotong jalur energi ke China 80%. Apa yang bisa dilakukan, termasuk melalui Selat Malaka? Apalagi ada IKN di Kaltim,” tandasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya