Berita

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam/Net

Hukum

Dalami CCTV dan HP Ferdy Sambo, Komnas HAM Periksa Tim Siber Bareskrim dan Digital Forensik

RABU, 27 JULI 2022 | 13:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Upaya membuat terang perkara kasus tewasnya Brigpol Yosua Hutabarat alias Brigadir J terus dilakukan oleh Komnas HAM.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap para ajudan Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo, Komnas HAM kembali melakukan pemeriksaan terhadap tim siber Bareskrim Polri dan digital forensik.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menuturkan, pemeriksaan terhadap tim siber dan digital forensik Mabes Polri ini untuk memeriksa telepon genggam alias HP milik korban Brigadir J dan juga Irjen Ferdy Sambo.


"Ya hari ini kami mau minta keterangan terkait siber dan terkait digital forensik, siber itu terkait komunikasi yang basisnya HP atau yang lain kalo ada,” kata Anam kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, Rabu (27/7).

Anam menambahkan, Komnas HAM juga melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV yang berhasil diamankan oleh Polri. Baik yang di sekitar TKP maupun yang CCTV yang disebut rusak di kediaman dinas Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.  

“Yang kedua adalah soal CCTV bagaimana CCTV itu. Kalo di tempat publik ini sudah ngomong CCTV rusak di tempatnya rumah dinas Irjen Ferdy Sambo dan CCTV ditempat yang katanya sudah didapatkan oleh temen Kepolisian itu nanti akan kami cek,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan ini, kata Anam, Komnas HAM akan mengecek singkronisasi rekaman CCTV dengan kesaksian yang telah didapatkan dari sejumlah saksi serta percakapan telpon genggam antara korban dan pihak-pihak yang terkait dengan peristiwa berdarah ini.

"Alur jalannya dimana saja itu sudah kami cek juga, yang tidak kalah penting adalah soal kalo siber adalah HP, jumlah HP, warna HP, model HP itu, termasuk juga kalo substansi HP itu apa komunikasi penting dalam HP tersebut, di jam berapa, apa yang dibicarakan, titik titik jejak digitalnya kaya apa,” beber Anam menandaskan.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya